IKLAN
Inside

3 Desa di Paguyangan Brebes Terima Dana Desa Terbesar 2025

Avatar photo
×

3 Desa di Paguyangan Brebes Terima Dana Desa Terbesar 2025

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi uang. (Mufid Majnun)
Ilustrasi uang. (Mufid Majnun)

Portal Pantura, Brebes – Pemerintah terus menyalurkan Dana Desa untuk mendorong pembangunan di tingkat desa. Alokasi anggaran ini disesuaikan dengan sejumlah faktor, seperti jumlah penduduk, luas wilayah, dan rencana program pembangunan.

Di Kabupaten Brebes, khususnya Kecamatan Paguyangan, terdapat tiga desa yang menerima Dana Desa terbesar pada tahun anggaran 2025. Ketiga desa ini dinilai memiliki kebutuhan pembangunan yang cukup besar, termasuk potensi wilayah dan kepadatan penduduk.

IKLAN

Berikut daftar lengkap tiga desa dengan alokasi Dana Desa tertinggi di Kecamatan Paguyangan:

1. Desa Winduaji – Rp2,51 Miliar

Winduaji menempati posisi teratas dalam penerimaan Dana Desa 2025. Desa yang berada di bagian paling selatan Paguyangan ini mendapatkan alokasi sebesar Rp2.518.362.000.

Besarnya dana yang diterima Winduaji diduga berkaitan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar. Selain itu, desa ini juga memiliki berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan sektor pertanian dan pariwisata lokal.

Kepala Desa Winduaji menyebut, sebagian dana akan difokuskan untuk memperbaiki jalan penghubung antar dusun dan membangun irigasi pertanian. Peningkatan kualitas layanan publik juga menjadi prioritas.

2. Desa Cilibur – Rp2,29 Miliar

Cilibur berada di peringkat kedua dengan total Dana Desa mencapai Rp2.292.519.000. Terletak di kawasan dataran tinggi, desa ini memiliki topografi yang cukup menantang untuk pengembangan infrastruktur.

Dengan medan yang cukup sulit, dana desa akan difokuskan untuk membangun jalan akses utama, jembatan kecil di daerah perbukitan, serta fasilitas penunjang pertanian. Desa ini juga dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi wisata alam, sehingga sebagian dana juga dialokasikan untuk pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat.

Pemerintah desa menyatakan ingin menjadikan Cilibur sebagai desa mandiri yang mampu memanfaatkan potensi lokal secara maksimal.

3. Desa Ragatunjung – Rp1,97 Miliar

Posisi ketiga ditempati Desa Ragatunjung, yang menerima Dana Desa sebesar Rp1.976.295.000. Dikenal dengan lingkungan alam yang hijau dan asri, desa ini juga memiliki berbagai program pembangunan di tahun ini.

Pemerintah desa menyebutkan dana akan digunakan untuk perbaikan jalan lingkungan, pengadaan fasilitas air bersih, serta pelatihan keterampilan bagi pemuda desa. Ragatunjung juga mulai melirik sektor pertanian organik sebagai salah satu potensi unggulan.

Penyaluran Dana Desa Diatur Sesuai Prioritas

Dana Desa merupakan program nasional yang bertujuan mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Setiap tahunnya, pemerintah pusat menyalurkan dana ini langsung ke rekening desa.

Menurut data dari Pemerintah Kecamatan Paguyangan, total anggaran Dana Desa di wilayah tersebut pada 2025 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi di pedesaan.

Penyaluran dana dilakukan dalam beberapa tahap, dan penggunaannya wajib sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Pengawasan dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), masyarakat, serta pendamping desa.

Harapan Masyarakat

Dengan besarnya alokasi anggaran, masyarakat berharap pemerintah desa bisa mengelola dana secara transparan dan tepat sasaran. Program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kehidupan warga, khususnya di bidang ekonomi dan pelayanan dasar.

Ketiga desa penerima dana tertinggi ini diharapkan bisa menjadi contoh dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan pembangunan desa yang berkelanjutan.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P