IKLAN
Inside

Harga Cabai Merah Anjlok, Petani di Brebes Merugi Jutaan Rupiah

Avatar photo
×

Harga Cabai Merah Anjlok, Petani di Brebes Merugi Jutaan Rupiah

Sebarkan artikel ini
Harga cabai merah di Brebes anjlok hingga Rp5.000 per kilogram, membuat petani merugi jutaan rupiah. Petani berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga. Foto: Istimewa.
Harga cabai merah di Brebes anjlok hingga Rp5.000 per kilogram, membuat petani merugi jutaan rupiah. Petani berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga. Foto: Istimewa.

Harga Cabai Merah Anjlok, Petani di Brebes Merugi Jutaan Rupiah0

Portal Pantura, Brebes – Harga cabai merah di tingkat petani di Kabupaten Brebes mengalami penurunan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah masa panen raya, para petani harus menghadapi kenyataan pahit: harga jual hanya berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram. Kondisi ini membuat banyak petani merugi, bahkan sebagian harus menanggung beban kerugian jutaan rupiah.

IKLAN

Damanuri, salah seorang petani cabai merah di Desa Kecipir, Kecamatan Losari, mengaku terpukul dengan kondisi ini. Ia menyebutkan bahwa harga jual cabai di tingkat petani per tanggal 29 April 2025 hanya mencapai Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram. Padahal, biaya produksi di lahan seluas 1.750 meter persegi yang ia kelola bisa mencapai Rp9 juta hingga Rp12 juta.

“Harga pupuk, obat-obatan, dan upah pekerja mahal. Kalau harga jualnya cuma lima ribu per kilo, jelas kami rugi,” ujar Damanuri saat ditemui di lahan pertaniannya.

Ia menambahkan bahwa penurunan harga ini sudah terjadi sejak beberapa hari setelah Lebaran. Sebagai petani yang mengandalkan hasil panen untuk kehidupan sehari-hari, Damanuri berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membantu menstabilkan harga, terutama saat masa panen seperti sekarang.

“Harapan kami pemerintah bisa hadir, setidaknya menstabilkan harga agar petani tidak terus-terusan merugi,” tuturnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Tajli (47), petani cabai merah lainnya dari wilayah yang sama. Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan belum ada solusi konkret dari pihak berwenang.

“Kalau harga cabai di petani cuma lima sampai enam ribu rupiah, tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan. Kami harap pemerintah bisa segera bertindak,” kata Tajli.

Sementara itu, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes menyatakan bahwa penurunan harga cabai pasca-Lebaran merupakan hal yang lumrah. Kepala Bidang Perdagangan Dinkopumdag Brebes, Agung Tirto Kumara, menyampaikan bahwa harga cabai merah di pasar saat ini masih berada pada kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

“Memang benar ada penurunan harga sejak Lebaran, itu biasa terjadi karena pasokan meningkat saat panen raya. Namun, di pasar harga masih cukup tinggi,” ujar Agung.

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P