Ia mengungkapkan bahwa kondisi sekolah-sekolah di wilayah tersebut kerap memaksa siswa belajar bergantian akibat keterbatasan ruang kelas.
“Beberapa sekolah menampung hingga 45 siswa dalam satu kelas. Ini jelas mengganggu proses belajar-mengajar dan tidak sesuai dengan standar ideal. Kami berharap perbaikan bisa segera terealisasi pada 2025 atau 2026,” ujar Ahmad.
Ahmad menegaskan bahwa pendidikan berkualitas harus dimulai dari lingkungan belajar yang memadai.
Menurutnya, penambahan ruang kelas dan perbaikan fasilitas menjadi kebutuhan mendesak agar siswa dapat belajar dengan nyaman.
Komitmen Dinas Pendidikan
Her Kusnardi, perwakilan dari Dinas Pendidikan Brebes, menyatakan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
Ia mengapresiasi langkah Komisi IV DPRD Brebes yang aktif melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
“Kami mendukung penuh usaha Komisi IV dalam memperjuangkan anggaran pendidikan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik,” jelas Her Kusnardi.
Langkah Nyata DPRD Brebes
Kunjungan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian DPRD Brebes terhadap sektor pendidikan.
Ferri Anggrianto menegaskan bahwa Komisi IV akan terus bermitra dengan Dinas Pendidikan agar anggaran pendidikan bisa lebih optimal.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan generasi penerus di Brebes memiliki akses ke fasilitas belajar yang layak. Ini adalah tugas kita bersama,” tegas Ferri.
Tim Redaksi
