Sayangnya, di usianya yang sudah sepuh, mungkin ia kurang berhati-hati ketika melintasi rel.
Edi Riyanto menyatakab turut berduka atas kehilangan yang sangat menyedihkan ini.
Keluarga Dasmi turut merasa terpukul atas insiden ini.
Kehilangan sosok yang selalu menjadi panutan di keluarganya menambah kesedihan bagi mereka.
Warga desa pun turut berempati dan merasa kehilangan atas berpulangnya Dasmi.
Sesaat setelah kejadian, Bidan Widi Astuti dari Puskesmas Tonjong yang berada di sekitar lokasi langsung mendatangi tempat kejadian untuk memberikan pertolongan.
Namun, mengingat dampak benturan yang cukup parah, nyawa Dasmi tidak dapat diselamatkan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka dan akan segera dimakamkan sesuai dengan adat dan tradisi keluarga.
Kapolsek Tonjong, AKP Hasari, juga turun langsung ke lokasi dan membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh warga, terutama yang lanjut usia, untuk lebih berhati-hati ketika melintasi rel kereta api.
Tim Redaksi
