Angka ini dianggap jauh di bawah ekspektasi, mengingat pentingnya pesta demokrasi ini.
Ketua KPU Brebes, Manja Lestari Damanik, mengungkapkan bahwa banyak warga Brebes yang tidak memberikan suara karena berada di luar daerah.
“Sebagian besar warga yang merantau tidak kembali untuk memberikan suara mereka,” ujarnya.
Meskipun proses rekapitulasi berjalan lancar, rendahnya partisipasi menjadi pekerjaan rumah bagi penyelenggara pemilu ke depannya.
Tantangan Sosialisasi Pemilu
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Brebes, Trio Pahlevi, menyoroti aspek lain yang turut berkontribusi terhadap rendahnya partisipasi.
Menurutnya, kurangnya sosialisasi yang masif dan efektif menjadi salah satu faktor utama.
“Meski berbagai upaya sudah dilakukan, pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan pemilihan perlu lebih dimaksimalkan di masa mendatang,” katanya.
Trio juga menambahkan bahwa pembelajaran dari Pilkada ini dapat menjadi pijakan untuk memperbaiki sistem pelibatan warga dalam proses pemilu.
Edukasi pemilih, terutama bagi masyarakat yang kurang terjangkau, perlu menjadi prioritas agar kehadiran warga dalam pemilu meningkat.
Tahapan Selanjutnya
Setelah proses rekapitulasi selesai di tingkat kabupaten, hasil ini akan disampaikan ke KPU Jawa Tengah untuk dilakukan rekapitulasi tingkat provinsi.
Tim Redaksi
