Di Indonesia, mola-mola dapat ditemukan di beberapa lokasi, seperti perairan Bali, terutama di sekitar Nusa Penida, yang menjadi salah satu tempat favorit para penyelam untuk melihat ikan ini.
Musim terbaik untuk melihat mola-mola di perairan Bali adalah antara bulan Juli hingga September.
Pada periode ini, mola-mola sering muncul ke permukaan karena suhu air yang lebih dingin akibat fenomena upwelling.
Perilaku dan Pola Makan
Meski ukurannya besar, ikan mola-mola dikenal sebagai makhluk yang jinak.
Mereka tidak berbahaya bagi manusia dan sering terlihat berenang dengan lambat di sekitar penyelam.
Pola makan mola-mola juga cukup menarik; mereka memakan plankton, ubur-ubur, dan organisme kecil lainnya.
Mola-mola memiliki hubungan simbiosis dengan burung laut dan ikan kecil.
Saat berada di permukaan, mereka sering membiarkan burung atau ikan kecil membersihkan parasit yang menempel di tubuh mereka, sebuah perilaku yang unik dan bermanfaat bagi kedua pihak.
Ancaman dan Upaya Konservasi
Meski memiliki ukuran besar, mola-mola rentan terhadap berbagai ancaman, terutama akibat aktivitas manusia.
Penangkapan ikan secara tidak sengaja oleh alat tangkap seperti jaring insang dan longline sering kali menyebabkan populasi ikan ini menurun.
Tim Redaksi
