Namun, studi ini bersifat observasional, sehingga tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Vanessa King, ahli gizi dari Academy of Nutrition and Dietetics, menekankan bahwa diperlukan penelitian eksperimental lebih lanjut untuk memvalidasi temuan ini.
IKLAN
“Hasilnya bisa dipengaruhi faktor lain yang tidak terukur, seperti tingkat stres atau kebiasaan makan,” ujarnya.
Bagi pencinta kopi, studi ini memberikan wawasan baru: menyesap kopi di pagi hari mungkin menjadi pilihan bijak untuk meminimalkan risiko kesehatan.
Namun, tetap perhatikan respons tubuh dan hindari konsumsi berlebihan—terutama di luar jam pagi.***
***Sumber: European Heart Journal.
Tim Redaksi
Reporter
Julista Putri
Penulis
---
Editor
Portal Pantura
