Portal Pantura – Ratusan warga dari Kecamatan Margasari dan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, menggelar aksi unjuk rasa.
Aksi Unjuk Rasa digelar di area tambang batu kapur milik dari PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Senin (14/7).
Aksi digelar menuntut pemberdayaan perusahaan lokal kegiatan operasional tambang yang telah berlangsung selama lima tahun.

Warga menilai, kehadiran tambang belum memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat sekitar.
“Selama ini PT Indocement justru menggandeng perusahaan dari luar daerah. Padahal kami punya badan usaha yang legal dan siap bermitra,” ujar Majelis, warga Desa Kalisalak.
Selain itu, warga juga mengeluhkan dampak lingkungan akibat aktivitas tambang, seperti kerusakan jalan dan polusi debu.
Setiap hari, sekitar 50 hingga 100 dump truk melintasi jalan desa mengangkut batu kapur.
Warga juga mempertanyakan kejelasan penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurut mereka, bantuan dari CSR tidak pernah dirasakan secara langsung.
“Kami tidak tahu siapa yang mengelola CSR. Kalau kami ajukan bantuan harus pakai proposal, hanya untuk kegiatan tertentu,” kata Majelis.
Tim Redaksi
