Portal Pantura, Brebes – Sembilan belas finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Brebes 2026 menggelar kunjungan resmi ke kantor Pemerintah Kabupaten Brebes, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang malam puncak pemilihan yang digelar Sabtu malam di Islamic Center Brebes.
Rombongan finalis diterima Sekretaris Daerah Brebes Tahroni. Turut mendampingi Asisten I Subandi dan Asisten III Furqon. Hadir pula Ketua Sepakat Brebes Bermartabat Azmi Asmuni Majid, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Brebes AKP Suhermanto, serta Kepala Satuan Narkoba AKP Heru Irawan.
Pemkab Dukung Penuh Gerakan Anti Narkoba
Sekda Tahroni menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Brebes melibatkan anak muda dalam kampanye anti narkoba. Menurutnya, narkoba menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi muda.
“Selamat datang para finalis. Kami berharap kalian mampu berdedikasi nyata untuk menjauhkan pemuda dan masyarakat dari bahaya narkoba,” kata Tahroni.
Pemerintah Kabupaten Brebes menegaskan siap bersinergi dengan kepolisian dan elemen masyarakat. Tahroni menilai peran generasi muda sangat strategis karena mereka lebih dekat dengan komunitas sebaya.
Duta Anti Narkoba Harus Jadi Motor Penggerak
Kasat Narkoba Polres Brebes AKP Heru Irawan mengingatkan tugas duta anti narkoba tidak berhenti setelah penganugerahan. Justru, tantangan sesungguhnya dimulai pasca pemilihan.
“Kalian representasi generasi yang berani tolak narkoba. Terus jaga semangat karena besok malam kalian berkompetisi menentukan siapa yang terpilih,” ujar Heru.
Para duta diproyeksikan menjadi motor penggerak kampanye “Say No to Drugs, Say Yes to the Future”. Mereka akan turun ke ruang publik, sekolah, dan komunitas menyebarkan pesan pencegahan.
Integritas dan Mental Jadi Kunci
Kasat Intelkam AKP Suhermanto menekankan pentingnya kesiapan mental dan integritas. Duta anti narkoba harus mampu jadi teladan dalam sikap, pergaulan, dan penggunaan media sosial.
“Kredibilitas pesan yang disampaikan bergantung pada contoh nyata yang kalian tunjukkan,” kata Suhermanto.
Pembekalan Tangani Kasus Narkoba
Ketua Sepakat Brebes Bermartabat Azmi Asmuni Majid memberikan pembekalan soal bahaya narkoba. Materi mencakup ciri-ciri remaja terpapar narkoba dan langkah penanganan awal di masyarakat.
Azmi mendorong para finalis berkoordinasi dengan aparat kepolisian jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.
“Menjadi duta anti narkoba bukan soal ajang pemilihan saja. Kalian harus siap turun ke masyarakat, beri edukasi, dan ajak orang lain sadar akan bahaya narkoba,” tegas Azmi.
Malam Puncak di Islamic Center

Kompetisi pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Brebes 2026 digelar Sabtu malam di Islamic Center Brebes. Dari 19 finalis, akan ditentukan siapa yang berhak menyandang gelar duta.
Namun di luar hasil kompetisi, ke-19 finalis telah memulai peran penting sebagai agen perubahan. Mereka menjadi harapan baru Brebes dalam misi besar memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Program Duta Anti Narkoba 2026 merupakan inisiatif Polres Brebes melibatkan generasi muda secara aktif. Upaya pencegahan narkoba harus dilakukan sistematis dan berkelanjutan agar generasi penerus terlindungi dari ancaman narkoba.***
Tim Redaksi
