Portal Pantura – Ribuan warga memadati kawasan wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal,
Dalam tradisi Nyiwer yang menjadi bagian dari rangkaian ritual Ruwat Bumi Guci pada Senin (15/6/2026) malam.
Dengan membawa obor, warga berjalan kaki mengelilingi desa sejauh sekitar 4 kilometer sambil melantunkan doa.
Pawai obor ini dimulai dari pedukuhan, melewati kawasan wisata Guci, hingga berakhir di makam Mbah Buyut Klitik.
Ketua Masyarakat Adat Reksawana Guci, Sobirin, mengatakan Nyiwer bukan sekadar tradisi jalan malam,
Tetapi sarat makna kehidupan. Filosofinya, “urip iku urup” hidup harus memberi manfaat bagi orang lain.
Setelah Nyiwer, rangkaian dilanjutkan dengan ziarah, istighasah, dan larung bunga tujuh rupa di sumber mata air sebagai bentuk syukur penghormatan terhadap alam.
Tradisi ini juga melibatkan wisatawan yang sedang berada di kawasan wisata, menciptakan suasana religius dan budaya yang kuat di lereng Gunung Slamet.
Pihak pengelola wisata menilai ritual tersebut menjadi pengingat pentingnya dalam menjaga keseimbangan antara alam, budaya, dan juga perkembangan pariwisata di Guci.***

