Perintah Tegas Wakil Bupati
Wakil Bupati Brebes Wurja memberikan instruksi tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Saya perintahkan seluruh OPD untuk segera melakukan sodetan dan penutupan tanggul. Ini langkah cepat mencegah banjir susulan,” tegas Wurja di lokasi.
Kecepatan respons menjadi kunci. Dengan cuaca yang belum stabil, potensi banjir kedua kalinya tetap mengintai. Waktu menjadi faktor krusial dalam penanganan ini.
Dampak Banjir Sebelumnya
Banjir yang terjadi Jumat lalu tidak main-main dampaknya. Empat kecamatan di Brebes bagian selatan terkena imbasnya: Bumiayu, Sirampog, Paguyangan, dan Tonjong.
Infrastruktur rusak parah. Lahan pertanian terendam. Aktivitas warga terganggu total.
Kondisi inilah yang mendorong pemerintah bertindak cepat. Tanpa penanganan tepat, banjir susulan bisa menimbulkan kerusakan lebih besar.
Tantangan Penanganan
Curah hujan tinggi masih menjadi ancaman utama. Wilayah Brebes selatan memang dikenal sebagai daerah dengan intensitas hujan tinggi saat musim penghujan.
Tanggul yang jebol di Sungai Kalikeruh menjadi titik kritis yang harus segera ditangani. Bila dibiarkan, air bisa kembali menggenangi permukiman.
Normalisasi saluran juga bukan pekerjaan mudah. Diperlukan koordinasi ketat antara berbagai pihak agar hasilnya maksimal.
Upaya Pencegahan Berkelanjutan
Pengerahan alat berat ini baru langkah awal. Pemerintah kabupaten juga perlu menyiapkan strategi jangka panjang.

