UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

4 Alat Berat Dikerahkan di Brebes, Apa yang Sebenarnya Terjadi Pasca Banjir Bumiayu?

×

4 Alat Berat Dikerahkan di Brebes, Apa yang Sebenarnya Terjadi Pasca Banjir Bumiayu?

Sebarkan artikel ini
Pekerja melakukan normalisasi saluran air di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Brebes, menggunakan dua unit ekskavator bantuan dari Komisi IV DPRD dan pengusaha lokal, Senin (26/1/2026). Normalisasi dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan. (Foto: Humas Pemkab Brebes)
Pekerja melakukan normalisasi saluran air di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Brebes, menggunakan dua unit ekskavator bantuan dari Komisi IV DPRD dan pengusaha lokal, Senin (26/1/2026). Normalisasi dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan. (Foto: Humas Pemkab Brebes)
IKLAN
Ukuran teks

Perintah Tegas Wakil Bupati

Wakil Bupati Wurja memberikan instruksi tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Saya perintahkan seluruh OPD untuk segera melakukan sodetan dan penutupan tanggul. Ini langkah cepat mencegah susulan,” tegas Wurja di lokasi.

Kecepatan respons menjadi kunci. Dengan cuaca yang belum stabil, potensi kedua kalinya tetap mengintai. Waktu menjadi faktor krusial dalam penanganan ini.

Dampak Sebelumnya

iklan

yang terjadi Jumat lalu tidak main-main dampaknya. Empat kecamatan di bagian selatan terkena imbasnya: , Sirampog, Paguyangan, dan Tonjong.

Infrastruktur rusak parah. Lahan pertanian terendam. Aktivitas warga terganggu total.

Kondisi inilah yang mendorong pemerintah bertindak cepat. Tanpa penanganan tepat, susulan bisa menimbulkan kerusakan lebih besar.

Tantangan Penanganan

Curah hujan tinggi masih menjadi ancaman utama. Wilayah selatan memang dikenal sebagai daerah dengan intensitas hujan tinggi saat musim penghujan.

Tanggul yang jebol di Sungai Kalikeruh menjadi titik kritis yang harus segera ditangani. Bila dibiarkan, air bisa kembali menggenangi permukiman.

Normalisasi saluran juga bukan pekerjaan mudah. Diperlukan koordinasi ketat antara berbagai pihak agar hasilnya maksimal.

Upaya Pencegahan Berkelanjutan

Pengerahan ini baru langkah awal. Pemerintah kabupaten juga perlu menyiapkan strategi jangka panjang.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P