Portal Pantura, Jakarta – Ribuan warga tak perlu khawatir soal ongkos mudik tahun ini. PT Adhi Karya (Persero) Tbk turut ambil bagian dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026, memberangkatkan pemudik secara gratis menuju Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.
Program ini resmi dilepas pada Selasa, (17/3/2026) lalu, di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Lebih dari 100 Ribu Pemudik Diberangkatkan
Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 bukan sekadar program tahunan biasa. Tahun ini, hampir seluruh BUMN dan anak perusahaannya terlibat.
Totalnya, lebih dari 100 ribu pemudik diberangkatkan ke berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Moda transportasi yang digunakan pun beragam — bus, kereta api, hingga kapal laut.
Program ini diselenggarakan atas kolaborasi lintas BUMN bersama Badan Pengelola BUMN dan BPI Danantara.
Adhi Karya Siapkan Bus dari Dua Titik Keberangkatan
Adhi Karya secara khusus menyediakan armada bus bagi peserta mudik.
Keberangkatan dilayani dari dua titik, yakni kawasan GBK Jakarta dan Kantor Operasi Adhi. Pesertanya mencakup tenaga pengawal outsourcing serta karyawan dan karyawati Adhi beserta keluarga mereka.
Direktur Utama Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago, menyebut program ini sebagai bentuk nyata kontribusi perusahaan.
“Program mudik ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Ia berharap perjalanan mudik tahun ini berlangsung lebih tertib dan aman bagi semua peserta.
Sejalan Tema Pemerintah: Mudik Nyaman Bersama
Program ini senada dengan tema mudik yang diusung pemerintah tahun ini, yaitu “Mudik Nyaman Bersama”.
Bagi banyak warga, mendapatkan tiket transportasi umum menjelang Lebaran bukan perkara mudah. Harga tiket melonjak, kursi habis terjual, dan jalanan penuh sesak. Program mudik gratis hadir sebagai solusi nyata di tengah tekanan itu.
Moeharmein menegaskan, program ini sekaligus mendukung pengelolaan arus mudik secara lebih terorganisasi.
“Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pengelolaan arus mudik secara lebih baik,” tambahnya.
Komitmen pada Pembangunan Berkelanjutan
Langkah Adhi Karya ini juga dikaitkan dengan komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11.
Poin tersebut berfokus pada terwujudnya kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Dengan menyediakan akses transportasi yang terjangkau dan aman, Adhi Karya menilai program mudik gratis sejalan dengan semangat tersebut.
Sinergi BUMN Jadi Kunci
Keberhasilan program ini tak lepas dari sinergi antarperusahaan negara.
Pelibatan hampir seluruh BUMN lintas sektor mencerminkan koordinasi yang matang. Mulai dari perusahaan infrastruktur, energi, perbankan, hingga transportasi, semuanya bergerak bersama demi satu tujuan: memastikan masyarakat bisa pulang kampung dengan selamat.
Program seperti ini dinilai penting, tidak hanya untuk meringankan beban warga, tetapi juga untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya selama musim mudik.
Dengan lebih dari 100 ribu pemudik yang diberangkatkan tahun ini, Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 menjadi salah satu program mobilitas terbesar menjelang Lebaran. Adhi Karya, sebagai salah satu BUMN di bidang infrastruktur, membuktikan bahwa peran perusahaan negara tidak berhenti di pembangunan fisik semata — tetapi juga hadir langsung di tengah kebutuhan masyarakat.***
Tim Redaksi

