IKLAN
News

Aksi Panas di Senayan, Langsung Dingin oleh Seteguk Air dari Polisi

Avatar photo
×

Aksi Panas di Senayan, Langsung Dingin oleh Seteguk Air dari Polisi

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura – Jakarta kembali membara. Bukan oleh api, tapi oleh semangat ribuan rakyat yang turun ke jalan, dan menuntut keadilan di tengah panas yang luar biasa menyengat.

Senin siang itu, kawasan Senayan jadi lautan manusia dengan suara lantang, spanduk tinggi, dan wajah-wajah penuh harapan.

IKLAN

Namun, di balik panasnya aspal dan teriakan protes, ada satu momen yang membuat siapa pun yang melihatnya ingin menaruh tangan di dada.

Tefapi ketika aparat kepolisian yang biasanya berdiri di sisi “berseberangan” datang membawa… air.

Bukan gas air mata. Bukan tameng. Tapi air mineral dalam dus, yang dibagikan satu per satu kepada para demonstran yang kehausan.

Tanpa banyak kata, dan tangan-tangan berseragam itu menyodorkan botol-botol kecil yang mungkin tak bernilai mahal tapi sangat berarti dan di tengah panas dan tekanan, seteguk air bisa jadi penyelamat.

“Terima kasih, Pak,” ucap seorang anak muda, wajahnya penuh peluh, tapi tersenyum menerima air dari orang yang seharusnya “menjaga jarak” dengannya.

Tak sedikit yang berebut air karena panas benar-benar tak kenal ampun. Tapi anehnya, tak ada teriakan.

Tak ada dorongan. Justru, sejenak, ada rasa saling mengerti yang menggantung di udara panas siang itu.

Aksi menyebar ke mana-mana dari Gerbang Pemuda, belakang DPR, hingga ke depan kantor KLHK.

Sementara itu, jalanan di sekitar berubah total. Jalur ditutup, tol dialihkan, kendaraan diputar balik. Tapi massa tetap bertahan. Karena suara mereka kata mereka harus didengar.

Apakah semua tuntutan akan dijawab hari ini? Mungkin tidak. Tapi momen kecil dari manusia ke manusia itu… mungkin akan diingat lebih lama daripada pidato panjang di ruang dingin.***

 

Tim Redaksi

Cahyo
Reporter Cahyo
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Cahyo

Terbaru dari Cahyo