Sementara itu, Kepala Desa Tonjong, Samsudin juga menyampaikan terima kasih. Ia menilai Pokir anggota dewan sangat membantu percepatan pembangunan desa.
“Aspirasi yang diperjuangkan anggota dewan sangat membantu kami,” kata Samsudin. Menurutnya, pembangunan desa jadi lebih maksimal.
Fungsi Reses dan Pokir
Reses merupakan masa di mana anggota dewan kembali ke daerah pemilihan. Wakil rakyat bertemu langsung dengan konstituen untuk mendengar aspirasi.
Hasil reses kemudian dituangkan dalam program Pokir. Pokir menjadi dasar pengajuan usulan program dan anggaran di APBD.
Mekanisme ini menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan alokasi anggaran daerah. Program yang diusulkan disesuaikan dengan prioritas dan kondisi riil di lapangan.
Di Brebes, program Pokir telah menyentuh berbagai sektor. Mulai dari infrastruktur jalan, irigasi, pendidikan, hingga bantuan sosial seperti RTLH.
Komitmen Pembangunan
Ade Apriyanto menegaskan komitmennya melanjutkan perjuangan aspirasi masyarakat. Ia berjanji terus memperjuangkan program yang dibutuhkan warga di daerah pemilihannya (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Tonjong, Sirampog, Bumiayu, dan Paguyangan.
“Kami akan terus menampung aspirasi dan memperjuangkannya,” tegas Ade. Karena, lanjutnya, pembangunan desa adalah prioritas.
Kegiatan reses ini dihadiri puluhan warga dari kedua desa. Masyarakat antusias menyampaikan berbagai usulan pembangunan untuk tahun anggaran mendatang.
Usulan yang masuk akan dikompilasi dan diprioritaskan sesuai urgensi. Anggota dewan kemudian akan memperjuangkannya dalam pembahasan APBD di tingkat kabupaten.
Tim Redaksi
