Portal Pantura, Brebes – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Brebes menyalurkan bantuan air bersih. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Desa Karangjongkeng, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, pada Kamis, (15/10/2026).
Koordinator BPBD Kabupaten Brebes, Budi Sujadmiko, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengalokasikan bantuan air bersih sebanyak 45.000 liter. Jumlah tersebut setara dengan sembilan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga.
Pada distribusi kali ini, BPBD membawa sebanyak 5.000 liter air bersih yang bersumber langsung dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bumiayu. Bantuan ini diharapkan mampu meredam dampak keterbatasan air di wilayah tersebut.
Kendala Armada dan Kebutuhan Air Bersih
Budi menjelaskan bahwa keterbatasan armada operasional masih menjadi kendala utama dalam proses distribusi. BPBD harus melayani empat kecamatan hanya dengan mengandalkan satu unit mobil tangki.
Kondisi armada yang terbatas membuat jangkauan penyaluran air bersih belum dapat berjalan secara optimal. Meski demikian, BPBD terus berupaya memaksimalkan pasokan air ke daerah yang terdampak.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Karangjongkeng. Pasokan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan harian.
Apresiasi Warga atas Kepedulian Berbagai Pihak
Ketua RW 03 Desa Karangjongkeng, Mukhtar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan dari IDI Cabang Brebes dan BPBD Kabupaten Brebes sangat membantu masyarakat setempat.
Mukhtar mengungkapkan bahwa penyaluran ini merupakan bantuan air bersih kedua yang diterima oleh warga RW 03. Sebelumnya, bantuan serupa pernah disalurkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana pada Kamis, (10/09/2026) lalu.
Menurutnya, bantuan air bersih sangat berarti bagi warga di tengah kondisi ketersediaan air yang masih terbatas. Ia berharap kepedulian dari berbagai pihak dapat terus berlanjut hingga pasokan air warga kembali normal.***

