TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Apa yang Terjadi di Bulan Syaban? Mahasiswa KKN dan Warga Cilibur Gali Makna Tiga Peristiwa Bersejarah

×

Apa yang Terjadi di Bulan Syaban? Mahasiswa KKN dan Warga Cilibur Gali Makna Tiga Peristiwa Bersejarah

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 9 mengikuti pengajian rutin Selasa'an bersama warga Desa Cilibur di Gedung NU Ranting Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Selasa (27/1/2026). Pengajian yang diisi Ustadz Nur Khozin, S.Pd.I., ini membahas tiga peristiwa penting di bulan Syaban sebagai persiapan menyambut Ramadan. (Foto: Dok. KKN Universitas Peradaban di Desa Cilibur)
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 9 mengikuti pengajian rutin Selasa'an bersama warga Desa Cilibur di Gedung NU Ranting Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Selasa (27/1/2026). Pengajian yang diisi Ustadz Nur Khozin, S.Pd.I., ini membahas tiga peristiwa penting di bulan Syaban sebagai persiapan menyambut Ramadan. (Foto: Dok. KKN Universitas Peradaban di Desa Cilibur)
IKLAN
Ukuran teks

Ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi. Umat Islam pun diperintahkan untuk bershalawat dan mengucapkan salam kepada beliau.

Ustadz Nur Khozin menekankan pentingnya memperbanyak sholawat di bulan ini sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah.

Mahasiswa : Belajar Sambil Mengabdi

Kehadiran mahasiswa Kelompok 9 memberikan warna tersendiri.

iklan

Mereka tidak hanya duduk mendengarkan. Para mahasiswa aktif berinteraksi dengan warga, membangun kedekatan melalui kegiatan keagamaan.

Pengajian rutin ini menjadi jembatan antara dunia kampus dan masyarakat. Mahasiswa belajar memahami kultur lokal sambil berbagi pengetahuan.

Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Pengajian Selasa’an di Desa lebih dari sekadar kajian agama. Ini forum silaturahmi yang mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga.

Dengan kehadiran mahasiswa , transfer ilmu berjalan dua arah. Warga mendapat pemahaman keagamaan lebih dalam. Mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang berharga.

Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut. Karena membangun masyarakat religius dimulai dari pemahaman agama yang benar dan pengamalan yang konsisten.***

Tim Portal Pantura

Terbaru dari Tim Portal Pantura