TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Apa yang Terjadi di Bulan Syaban? Mahasiswa KKN dan Warga Cilibur Gali Makna Tiga Peristiwa Bersejarah

×

Apa yang Terjadi di Bulan Syaban? Mahasiswa KKN dan Warga Cilibur Gali Makna Tiga Peristiwa Bersejarah

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 9 mengikuti pengajian rutin Selasa'an bersama warga Desa Cilibur di Gedung NU Ranting Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Selasa (27/1/2026). Pengajian yang diisi Ustadz Nur Khozin, S.Pd.I., ini membahas tiga peristiwa penting di bulan Syaban sebagai persiapan menyambut Ramadan. (Foto: Dok. KKN Universitas Peradaban di Desa Cilibur)
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 9 mengikuti pengajian rutin Selasa'an bersama warga Desa Cilibur di Gedung NU Ranting Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Selasa (27/1/2026). Pengajian yang diisi Ustadz Nur Khozin, S.Pd.I., ini membahas tiga peristiwa penting di bulan Syaban sebagai persiapan menyambut Ramadan. (Foto: Dok. KKN Universitas Peradaban di Desa Cilibur)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, –  Gedung NU Ranting Cilibur dipenuhi warga yang antusias mengikuti pengajian Selasa’an, Selasa (27/1/2026). Kehadiran mahasiswa Kelompok 9 menambah semarak kegiatan rutin di Kecamatan , Kabupaten ini.

Ustadz Nur Khozin, S.Pd.I., menjadi pembicara malam itu. Tema yang diangkat menarik perhatian: tiga peristiwa penting di bulan yang sering luput dari perhatian umat Islam.

Bulan : Lebih dari Sekadar Pendahuluan Ramadan

Banyak yang menganggap hanya bulan pengantar Ramadan. Padahal, bulan kedelapan kalender Hijriah ini menyimpan makna mendalam.

iklan

“ punya keutamaan tersendiri,” ujar Ustadz Nur Khozin membuka ceramahnya. “Ini momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah sebelum Ramadan tiba.”

Materi pengajian berfokus pada tiga peristiwa bersejarah yang terjadi pada bulan ini.

Peristiwa Pertama: Ketika Kiblat Berpindah

Peralihan kiblat menjadi topik pembahasan pertama. Peristiwa ini mencatat momen bersejarah perpindahan arah salat umat Islam.

Awalnya, kaum muslimin menghadap Baitul Maqdis di Yerusalem. Namun, atas perintah Allah, kiblat berpindah ke Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah.

Perpindahan ini bukan sekadar perubahan arah. Ini bentuk ketaatan mutlak kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Peristiwa ini mengajarkan pentingnya menerima perintah Allah tanpa keraguan.

Peristiwa Kedua: Saat Amal Diangkat ke Langit

juga menjadi waktu pengangkatan amal tahunan manusia. Seperti laporan evaluasi kinerja, semua perbuatan selama setahun dilaporkan kepada Allah.

Ustadz Nur Khozin mengingatkan jamaah untuk memaksimalkan bulan ini.

Tim Portal Pantura

Terbaru dari Tim Portal Pantura