Portal Pantura, Brebes – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan Bumijawa memberikan klarifikasi terkait kehadirannya dalam aksi demonstrasi menuntut pengunduran diri Kepala Desa Benda.
Nasrulloh, ASN yang bertugas di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, meluruskan pemberitaan yang dimuat Portal Pantura berjudul “ASN Ikut Demo Tuntut Pengunduran Kades Benda, Melanggar Aturan Mendagri”.
Nasrulloh menegaskan kehadirannya di lokasi demonstrasi bukan sebagai pendemo atau pendukung kepala desa.
“Saya hanya menengahi situasi, karena sudah tidak konstruktif,”jelasnya yang juga warga Desa Benda.
Ia mengaku berusaha menenangkan situasi yang dinilai mulai memanas. Nasrulloh bahkan meminta pihak pendemo menghadirkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menyaksikan proses penandatanganan surat pengunduran diri kepala desa.
Menurut Nasrulloh, dirinya awalnya tidak mengetahui adanya aksi demonstrasi tersebut.
Saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan menuju DPRD Brebes untuk urusan kepentingan.
Di tengah perjalanan, Nasrulloh melihat kerumunan massa yang tengah melakukan aksi demonstrasi di jalan.
Ia kemudian berinisiatif mengajak para pendemo untuk masuk ke dalam kantor desa. Langkah ini dilakukan agar tidak menimbulkan preseden buruk di kemudian hari.
Sebelumnya, Portal Pantura memberitakan adanya dugaan dua ASN yang terlibat dalam aksi demonstrasi menuntut mundurnya Kepala Desa Benda, Baitsul Amri.
Portal Pantura kemudian berupaya mendapatkan konfirmasi dari Camat Sirampog, Slamet Budi Raharjo, terkait keterlibatan ASN dalam demonstrasi.
“Nggih, ASN Bumijawa,” kata Slamet membenarkan informasi tersebut.***

