Portal Pantura, Brebes – Di tengah percepatan pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, kepedulian prajurit TNI terhadap masyarakat kembali terlihat. Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Kodim 0713/Brebes membantu warga mengangkut hasil panen gabah di sela-sela pekerjaan pengecoran jalan, Jumat (20/02/2026).
Aksi tersebut dilakukan oleh Sertu Sodikin saat melihat Nunung (37), warga setempat, kesulitan mengangkat karung gabah ke atas sepeda motor. Tanpa ragu, ia menghampiri dan membantu menaikkan beban panen yang cukup berat tersebut.
Peristiwa itu terjadi di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke-127 yang tengah berlangsung di wilayah Kabupaten Brebes. Saat itu, alat berat dan para pekerja masih fokus menyelesaikan pengecoran jalan beton yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program.
Menurut Sertu Sodikin, membantu warga merupakan bagian dari tanggung jawab moral seorang prajurit, terutama ketika bertugas langsung di tengah masyarakat. Ia menegaskan, TMMD tidak semata-mata tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara TNI dan rakyat.
“Kami memang sedang fokus menyelesaikan pembangunan jalan. Tapi pada dasarnya, keberadaan kami di sini untuk membantu masyarakat. Ketika melihat ada warga yang membutuhkan bantuan, sudah menjadi kewajiban kami untuk turun tangan,” ujarnya.
Nunung mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia sempat kebingungan karena harus mengangkat sendiri karung gabah hasil panennya. Di tengah aktivitas pembangunan yang cukup padat, ia tidak menyangka akan mendapat bantuan secara spontan dari anggota TNI.
“Saya tadi sempat bingung bagaimana cara menaikkan karung ini ke motor sendirian. Alhamdulillah langsung dibantu Pak Tentara. Mereka bukan hanya kerja bangun jalan, tapi juga peduli dengan warga,” katanya dengan wajah sumringah.
Program TMMD Reguler ke-127 di Kabupaten Brebes saat ini memang tengah memasuki tahap penting, khususnya dalam penyelesaian pengecoran jalan desa. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga, terutama petani yang selama ini menghadapi kendala mobilitas saat musim panen.
Jalan yang sedang dibangun akan mempermudah distribusi hasil pertanian ke pasar atau tempat penggilingan padi. Selama ini, kondisi jalan yang kurang memadai kerap menyulitkan petani dalam mengangkut hasil bumi, bahkan menambah biaya operasional karena kendaraan sulit melintas.
Komandan Kodim 0713/Brebes sebelumnya menegaskan bahwa seluruh personel Satgas TMMD tidak hanya dituntut menyelesaikan target pembangunan fisik tepat waktu, tetapi juga menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat. Interaksi sosial dan bantuan langsung kepada warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain infrastruktur, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Kehadiran prajurit di tengah aktivitas warga, seperti yang dilakukan Sertu Sodikin, menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Di satu sisi, pembangunan infrastruktur terus berjalan. Di sisi lain, kepedulian sosial tetap dijaga sebagai fondasi utama kemanunggalan TNI dan rakyat.
Bagi Nunung dan para petani lainnya, pembangunan jalan dan sikap ringan tangan prajurit memberikan harapan baru. Mereka optimistis, dengan akses yang lebih baik dan dukungan berbagai pihak, produktivitas pertanian dan kesejahteraan warga desa akan meningkat secara bertahap.***

