Portal Pantura, Brebes – PSHT Rayon Langkap Bumiayu menyalurkan bantuan kepada warga Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, yang terdampak bencana tanah bergerak pada Senin 5 Mei 2025. Bantuan berupa kebutuhan pokok, pakaian, dan perlengkapan darurat diserahkan langsung ke posko pengungsian di Lapangan Gunung Poh untuk meringankan beban korban.
Dampak Bencana dan Penyerahan Bantuan
Bencana tanah bergerak yang melanda Desa Mendala mengakibatkan puluhan rumah rusak dan infrastruktur desa hancur. Puluhan warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman. Dalam kondisi tersebut, PSHT Langkap Bumiayu turun langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Mendala, Muhammad Basori, didampingi perangkat desa dan warga setempat.
Wasis, perwakilan PSHT, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud solidaritas organisasi terhadap korban.
“Bantuan ini berasal dari penggalian dana di titik strategis wilayah Bumiayu. Kami ingin warga tahu mereka tidak sendiri,” ujarnya. Ia menekankan, kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial PSHT sebagai organisasi yang peduli lingkungan sekitar.
Proses Pemulihan dan Apresiasi
Kepala Desa Mendala, Muhammad Basori, mengapresiasi bantuan tersebut. “Ini sangat membantu kebutuhan dasar pengungsi yang masih tinggal di posko. Kami juga berterima kasih atas dukungan moral dari berbagai pihak,” kata Basori. Ia menambahkan, proses pemulihan masih berjalan dengan dukungan bantuan dari pemerintah dan masyarakat.
Selain kebutuhan fisik, layanan kesehatan dan psikososial juga disiapkan untuk korban. Basori berharap rehabilitasi infrastruktur segera dilakukan agar warga dapat kembali ke rumah mereka.
Pentingnya Mitigasi Bencana
Bencana ini mengingatkan tingginya kerentanan Kabupaten Brebes, khususnya Sirampog, terhadap pergerakan tanah. Edukasi mitigasi bencana dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi risiko serupa di masa depan.
Aksi PSHT Langkap Bumiayu menjadi contoh kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dalam penanganan darurat. Dukungan seperti ini diharapkan mempercepat pemulihan dan mengembalikan harapan warga terdampak.***
Tim Redaksi
