Portal Pantura, Brebes – Banjir rob merendam Desa Prapag Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter. Genangan tersebut menghambat aktivitas warga, terutama anak sekolah yang kesulitan berangkat ke sekolah.
Polres Brebes langsung turun tangan. Armada truk dan mobil patroli disiagakan untuk membantu mobilitas warga sejak 1 Desember 2025 melalui program Polri Peduli.
Genangan 40 Sentimeter Hambat Aktivitas
Kapolsek Losari AKP Sodikin membenarkan kondisi genangan masih terjadi hingga Rabu pagi, 4 Desember 2025. Air laut pasang menggenangi beberapa ruas jalan desa.
“Genangan air akibat rob di Desa Prapag Lor mencapai 40 sentimeter. Kondisi ini menyulitkan warga, khususnya anak sekolah,” kata AKP Sodikin.
Kondisi serupa berpotensi terjadi di wilayah pesisir lain mengingat cuaca ekstrem dan musim penghujan masih berlangsung. Pasang air laut yang tinggi memperparah situasi.
Siswa Diangkut Truk Patroli
Polsek Losari menerjunkan personel dan kendaraan operasional untuk mengangkut siswa menembus genangan. Truk dan mobil patroli disiagakan sejak pagi hari.
“Kami memberikan tumpangan kepada warga dan anak sekolah. Tujuannya agar kegiatan belajar-mengajar tidak terganggu,” ujar AKP Sodikin.
Bantuan transportasi ini mendapat respons positif dari masyarakat. Orang tua siswa merasa terbantu dengan kehadiran polisi di tengah kondisi darurat.
Program Polri Peduli ini telah berjalan intensif sejak awal bulan ini. Personel Polres Brebes disiagakan di wilayah-wilayah terdampak banjir rob.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Polres Brebes mengingatkan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan. Prediksi cuaca menunjukkan kondisi ekstrem masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
“Warga yang tinggal di pesisir harus tetap siaga, terutama malam hari saat pasang tertinggi. Segera evakuasi barang berharga jika genangan membahayakan,” imbau Kapolsek.
Masyarakat diminta memanfaatkan posko-posko yang telah disiapkan. Koordinasi dengan RT/RW setempat juga perlu dilakukan untuk antisipasi darurat.
Siaga 24 Jam
Polsek Losari membuka saluran komunikasi 24 jam untuk menerima laporan dan permintaan bantuan. Personel disiagakan untuk merespons kondisi darurat.
“Pastikan instalasi listrik rumah aman dari jangkauan air. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama. Kami siap memberikan bantuan kapan saja,” tegas AKP Sodikin.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk penanganan banjir rob. Monitoring kondisi cuaca dan pasang air laut terus dilakukan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir rob di Brebes. Namun, kerugian material dan gangguan aktivitas ekonomi warga tidak bisa dihindari.***

