Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Desa Kutayu, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap kedua tahun 2025. Penyaluran dilakukan secara simbolis pada Rabu, 18 Juni 2025, di Balai Desa Kutayu.
Acara penyerahan BLT ini dihadiri oleh Kepala Desa Kutayu Masturo, Camat Tonjong Lukman Hakim, dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Tonjong, Yekti Utaminingsih.
Dalam keterangannya, Kepala Desa Kutayu Masturo menyebutkan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahap kedua ini tetap sama seperti tahap sebelumnya, yakni sebanyak 20 keluarga.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Gunakan dengan bijak untuk meringankan beban hidup sehari-hari,” ujar Masturo kepada para penerima.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa berupaya semaksimal mungkin dalam mendistribusikan bantuan secara adil dan tepat sasaran. Namun, ia mengakui bahwa anggaran BLT Dana Desa tahun ini sangat terbatas.
“Masih banyak warga yang sebenarnya layak menerima, tapi karena keterbatasan dana, kami hanya bisa memberikan kepada 20 keluarga. Kami memilih secara selektif dan berdasarkan kebutuhan paling mendesak,” ungkapnya.
Senada dengan hal itu, Camat Tonjong, Lukman Hakim, mengingatkan agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan untuk keperluan konsumtif yang tidak mendesak.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Gunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” tegas Lukman.
Pemerintah Kecamatan Tonjong, lanjut Lukman, terus memantau jalannya distribusi BLT di setiap desa agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Kutayu yang dinilai sudah cukup selektif dan transparan dalam memilih KPM.
Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Tonjong, Yekti Utaminingsih, berharap program BLT DD ini dapat memberikan dampak nyata bagi keluarga yang menerima, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi.
Program BLT Dana Desa merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi di tingkat desa. Bantuan ini diberikan kepada warga miskin yang masuk kategori prioritas sesuai kriteria yang ditetapkan dalam regulasi nasional.***
Untuk tahap selanjutnya, Pemerintah Desa Kutayu masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat dan alokasi dana tambahan dari pemerintah kabupaten. Jika anggaran memungkinkan, tidak menutup kemungkinan jumlah penerima akan ditambah.
Sejumlah warga yang menerima bantuan mengaku bersyukur. Salah satu penerima, Sumarni (45), mengaku akan menggunakan dana tersebut untuk membeli sembako dan keperluan anak sekolah.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Terima kasih untuk pemerintah desa yang sudah peduli dengan kami,” ucapnya.
Penyaluran BLT Dana Desa tahap kedua ini menjadi bukti bahwa peran desa dalam pemulihan ekonomi masyarakat masih sangat vital. Dengan pengawasan yang ketat dan distribusi yang tepat, program ini diharapkan terus berjalan sesuai sasaran.***
Tim Redaksi
