Portal Pantura – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 akan kembali dibuka. Jutaan pencari kerja di Indonesia menantikan pengumuman resmi dari pemerintah.
Seleksi CPNS tahun ini diprediksi tetap kompetitif. Ribuan formasi dari berbagai kementerian dan lembaga akan diperebutkan para pelamar.
Pemerintah Finalkan Analisis Kebutuhan
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih menyusun formasi CPNS 2026. Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB, Rini Widyantini, menyatakan pihaknya menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
Seluruh instansi diminta menganalisis kebutuhan pegawai periode 2025-2029. Analisis mencakup proyeksi penambahan, pengurangan, atau stabilitas jumlah pegawai di jabatan strategis.
Pemerintah saat ini fokus menyelesaikan seleksi CPNS dan PPPK tahun sebelumnya. Termasuk penanganan pegawai yang belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.
Tiga Sektor Prioritas Formasi
Meski belum ada pengumuman resmi, beberapa sektor diprediksi kembali menjadi prioritas:
Tenaga Pendidikan
Formasi guru dibutuhkan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Posisi ini rutin dibuka setiap tahun untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar.
Tenaga Kesehatan
Dokter, perawat, apoteker, dan tenaga medis lainnya masih menjadi kebutuhan utama. Terutama untuk puskesmas dan rumah sakit daerah.
Tenaga Teknis
Meliputi teknologi informasi, kebijakan publik, dan administrasi pemerintahan. Lulusan SMA/SMK berpeluang untuk posisi pelaksana di instansi seperti Kementerian Hukum dan HAM.
Sekolah Kedinasan Buka 3.252 Formasi
Sebelum CPNS 2026, pemerintah telah membuka seleksi Sekolah Kedinasan 2025. Total 3.252 formasi tersedia dari tujuh instansi.

