Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu kegiatan non-fisik diwujudkan melalui pemberian Topikal Aplikasi Fluoride (TAF) kepada siswa SD Negeri Cikuya 01, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Satgas TMMD dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Pelaksanaan aplikasi fluoride dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarharjo, Erni Dwi Wismiaty, A.Md.Kes., yang merupakan Terapis Gigi dan Mulut. Proses kegiatan turut didampingi personel Koramil 14/Banjarharjo untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.
Program TAF merupakan langkah preventif untuk melindungi gigi anak dari risiko karies atau gigi berlubang. Fluoride yang diaplikasikan pada permukaan gigi berfungsi memperkuat lapisan email sehingga lebih tahan terhadap serangan asam dan bakteri.
Menurut Erni, usia sekolah dasar merupakan fase penting dalam pertumbuhan gigi permanen. Pada masa ini, perawatan dan pencegahan menjadi kunci agar anak-anak terhindar dari gangguan kesehatan gigi yang dapat berdampak pada aktivitas belajar.
“Pemberian fluoride ini bertujuan memperkuat gigi anak sejak dini. Dengan kondisi gigi yang sehat, anak-anak dapat mengunyah makanan dengan baik dan tidak terganggu rasa sakit saat mengikuti pelajaran,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kasus gigi berlubang pada anak usia sekolah dasar masih cukup tinggi, terutama di wilayah pedesaan yang akses edukasi dan layanan kesehatan giginya terbatas. Karena itu, pendekatan langsung ke sekolah dinilai efektif untuk menjangkau sasaran secara menyeluruh.
Kehadiran aparat TNI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan penuh Satgas TMMD terhadap program kesehatan masyarakat. Pendampingan personel Koramil 14/Banjarharjo juga memberi rasa aman dan nyaman bagi siswa saat menjalani tindakan medis sederhana tersebut.
Perwakilan Koramil menegaskan bahwa TMMD tidak semata membangun sarana fisik seperti jalan dan fasilitas umum, tetapi juga mendorong pembangunan sumber daya manusia. Kesehatan anak-anak desa dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
“Program kesehatan seperti ini menjadi bagian penting dari TMMD. Generasi yang sehat akan mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pihak SD Negeri Cikuya 01 menyambut positif kegiatan tersebut. Sekolah menilai program ini membantu meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Selain itu, keterlibatan tenaga medis secara langsung memberi pemahaman praktis kepada anak-anak mengenai cara merawat kesehatan gigi.
Momentum TMMD Reguler ke-127 diharapkan tidak hanya menghadirkan perubahan dari sisi infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan kesehatan preventif. Edukasi tentang pentingnya menyikat gigi secara rutin, mengurangi konsumsi makanan manis berlebihan, serta pemeriksaan gigi berkala menjadi pesan utama dalam kegiatan ini.
Dengan sinergi antara TNI dan Dinas Kesehatan, upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan anak dapat menjangkau wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun desa dari berbagai aspek, baik fisik maupun non-fisik.***

