Portal Pantura, Brebes – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes menggelar rapat koordinasi gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon di Kantor Pengelolaan Sampah Wilayah Bumiayu, Rabu (7/1/2026).
Pertemuan ini mempertemukan pemerintah daerah, anggota DPRD, dan puluhan relawan lingkungan dari berbagai kecamatan.
Kepala DLH Brebes Mochamad Sodiq memimpin langsung rapat yang berlangsung di Jalan Raya Penggarutan, Kecamatan Bumiayu. Agenda utamanya adalah mempersiapkan kegiatan pemeliharaan tanaman di lereng Gunung Slamet.
“Diskusi berlangsung dinamis dan produktif. Ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan di Brebes semakin kuat,” kata Sodiq usai pertemuan.
Fokus Pemeliharaan Pohon di Lereng Slamet
Kegiatan pemeliharaan tanaman dijadwalkan pada Sabtu (10/1/2026) di kawasan Dawuhan. Program ini merupakan tindak lanjut gerakan penanaman pohon sebelumnya.
Sodiq menekankan pentingnya perawatan tanaman agar memberikan manfaat jangka panjang. Tidak cukup hanya menanam, tetapi harus dipastikan pohon tumbuh dengan baik.
“Kolaborasi ini kami dorong agar tidak berhenti pada satu kegiatan. Harapannya terbangun kerja sama berkesinambungan antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.
Relawan lingkungan hadir dari Kecamatan Bumiayu, Sirampog, Tonjong, Paguyangan, dan beberapa wilayah lainnya. Kehadiran lintas kecamatan ini menunjukkan isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Rencana Sekretariat Bersama
DLH Brebes menyiapkan ruang di samping Kantor UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Bumiayu sebagai sekretariat bersama relawan lingkungan. Usulan ini muncul dari aspirasi para pegiat hijau yang hadir dalam rapat.
Sekretariat tersebut akan menjadi pusat koordinasi dan edukasi gerakan lingkungan di Brebes bagian selatan. Diharapkan keberadaannya memperkuat jejaring antarpegiat lingkungan.
Sodiq menilai partisipasi aktif relawan mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat. Upaya pelestarian alam tidak bisa dilakukan parsial, melainkan butuh sinergi berkelanjutan.
DPRD Janjikan Dukungan Anggaran
Anggota DPRD Kabupaten Brebes Ade Apriyanto menyatakan komitmen mendukung program DLH. Dukungan tidak hanya moral, tetapi juga penguatan dari sisi penganggaran.
“DPRD mendukung penuh. Gerakan lingkungan tidak cukup hanya dengan semangat, tetapi juga harus diperkuat regulasi dan anggaran yang berkelanjutan,” ujar Ade.
Keterlibatan legislatif ini dianggap penting untuk memastikan keberlanjutan program. Pelestarian lingkungan membutuhkan kebijakan yang memadai agar gerakan masyarakat memiliki daya dukung kuat.
Tiga Kesepakatan Strategis
Rapat koordinasi menghasilkan tiga kesepakatan strategis untuk pelestarian lingkungan di Brebes.
Pertama, penguatan sinergi jangka panjang antara DLH, DPRD, dan komunitas relawan. Kedua, peningkatan kegiatan pemeliharaan tanaman secara terpadu. Ketiga, mendorong kawasan lereng Gunung Slamet sebagai wilayah dengan perlindungan ekologis lebih kuat.
Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama ke depan. Pemerintah daerah berharap upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Momentum Konsolidasi Pegiat Lingkungan
Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi antarrelawan lingkungan. Bukan sekadar rapat administratif, tetapi ruang dialog terbuka untuk menyatukan gagasan dan pengalaman lapangan.
Kegiatan pemeliharaan Sabtu mendatang akan menjadi implementasi nyata hasil koordinasi. Pemerintah dan masyarakat akan turun bersama merawat pohon-pohon yang telah ditanam.
Melalui kolaborasi yang terbangun, harapannya pelestarian lingkungan di Brebes memberikan dampak nyata bagi kelestarian alam dan generasi mendatang.
Kawasan lereng Gunung Slamet memiliki nilai ekologis tinggi. Menjaga kelestariannya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat Brebes.***

