Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes terus menunjukkan progres positif. Di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, kegiatan pengecoran jalan desa menjadi fokus utama pembangunan fisik yang tengah dikerjakan bersama oleh prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Sejak pagi hari, suasana lokasi pembangunan dipenuhi aktivitas. Deru mesin molen pengaduk semen berpadu dengan suara cangkul yang menghantam batu dan tanah. Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pengecoran jalan yang selama ini menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat desa.
Salah satu prajurit yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut adalah Koptu Eko Purwanto, anggota Satgas TMMD dari Yonif 406/Candra Kusuma. Ia mengaku penugasan di Desa Cikuya memberikan pengalaman baru yang tidak ia temui dalam rutinitas kedinasan di markas.
Menurutnya, keterlibatan dalam TMMD tidak hanya sebatas menjalankan tugas pembangunan fisik, tetapi juga membuka ruang interaksi yang lebih luas dengan masyarakat. Ia merasakan secara langsung bagaimana semangat kebersamaan dan gotong royong tumbuh di tengah kegiatan pembangunan desa.
“Di sini saya belajar banyak hal, terutama bagaimana berkomunikasi dan berbaur dengan masyarakat. Selain itu juga belajar tentang teknik pembangunan seperti pengecoran dan penataan material bangunan,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan pengecoran jalan, Rabu (4/3/2026).
Lebih jauh, pengalaman tersebut juga menjadi bekal penting bagi dirinya yang memiliki cita-cita untuk bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa). Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjalankan peran teritorial di wilayah pedesaan.
Ia menilai program TMMD memberikan kesempatan bagi prajurit untuk memahami kehidupan masyarakat secara langsung. Dengan terjun di lapangan, prajurit dapat melihat kebutuhan warga sekaligus membantu memberikan solusi melalui pembangunan infrastruktur desa.
Sementara itu, manfaat pembangunan jalan tersebut mulai dirasakan masyarakat setempat. Salah satunya oleh Dalia (42), seorang petani sekaligus peternak kambing yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk mencari pakan ternak.
Ia mengaku kondisi jalan yang sebelumnya licin dan sulit dilalui saat musim hujan kini mulai berubah setelah dilakukan pengecoran melalui program TMMD.
“Sekarang jalannya sudah jauh lebih bagus. Kalau hujan tidak terlalu licin lagi, jadi lebih aman saat membawa rumput untuk pakan ternak,” katanya.

