Dalam kitab al-Fawaid al-Mukhtarah halaman 445, dijelaskan:
“Faidah agar harta tidak habis sepanjang tahun adalah membaca dzikir ini 35 kali pada Jumat akhir bulan Rajab saat khutbah kedua. Amalan ini telah dicoba banyak orang dan terbukti berhasil.”
Keterangan ini menunjukkan bahwa amalan tersebut bukan hal baru. Para ulama terdahulu telah mempraktikkannya dan merasakan manfaatnya.
Adab Mengamalkan Doa
Meski memiliki keutamaan terkait rezeki, ada adab penting yang harus diperhatikan. Niat utama harus tetap fokus pada ibadah kepada Allah SWT.
Amalan ini sebaiknya diniatkan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Bukan semata-mata mengejar kekayaan material.
Mengikuti jejak para ulama saleh juga menjadi bagian dari niat baik. Hal ini menjaga agar amalan tidak jatuh pada orientasi duniawi semata.
Pengalaman Ulama Kontemporer
Gus Muhammad Iqdam Kholid, ulama muda yang dikenal dengan sebutan Gus Iqdam, juga mengamalkan doa ini. Beliau mengajak umatnya untuk mencari tanggal yang tepat di kalender.
“Wes nggolekono tenan nang tanggalan mu, Jumat akhir nang Bulan Rajab,” ujarnya dalam bahasa Jawa.
Gus Iqdam berbagi pengalaman pribadinya. Tahun lalu ia mengamalkan doa di Jumat terakhir Rajab.
Sepanjang tahun tersebut, kebutuhan hidupnya selalu tercukupi. Uang yang dimiliki tidak pernah habis meski terus digunakan untuk berbagai keperluan.

