Portal Pantura – Gotong royong warga bersama aparat TNI kembali menjadi kunci percepatan pembangunan di daerah. Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng, Brebes, kini terus dikebut demi mendongkrak perekonomian lokal.
Semangat Gotong Royong Warga dan Babinsa Kedungoleng
Proses konstruksi Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menunjukkan progres positif. Warga bersama TNI bahu-membahu merampungkan infrastruktur vital ini.
Babinsa Desa Kedungoleng, Sertu Maryono, aktif mendampingi warga di lokasi proyek sejak pagi hari. Kehadiran aparat ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui Kodim 0713/Brebes.
Strategi Akselerasi Infrastruktur Desa
Berbagai tahapan pekerjaan fisik dikerjakan secara swadaya dan bersama-sama oleh masyarakat. Mulai dari penyiapan material hingga pengecekan struktur jembatan menjadi prioritas harian.
Sertu Maryono menegaskan bahwa jembatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan desa. Akses mobilitas yang lancar diyakini mampu mengoptimalkan sektor ekonomi hingga pendidikan warga.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Infrastruktur penghubung ini diproyeksikan mempermudah distribusi hasil pertanian warga setempat. Kelancaran arus barang dan jasa akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Paguyangan.
Budaya gotong royong terbukti ampuh merawat kebersamaan antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi fondasi kuat pemerataan pembangunan hingga pelosok daerah.
Komitmen Kodim 0713/Brebes untuk Wilayah Binaan
Kodim 0713/Brebes berkomitmen untuk terus mengawal setiap program percepatan pembangunan daerah. Pendampingan berkesinambungan ini bertujuan merawat persatuan dan tanggung jawab bersama.
Pembangunan Jembatan Beton Garuda diharapkan rampung tepat waktu sesuai target perencanaan. Kehadiran jembatan kokoh ini kelak menjadi simbol kemajuan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Kedungoleng.***
Tim Redaksi

