“Pengurus yang baru dilantik harus mampu menjadi motor penggerak di lingkungannya masing-masing. Politik PSI adalah politik gagasan dan kerja nyata. Kita harus hadir memberi solusi bagi persoalan masyarakat,” ujar Mas Wawan.
Sementara itu, Ketua DPC PSI Kecamatan Bumiayu yang baru dilantik, Bambang Penabri Sunu, menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk menjaga soliditas organisasi serta bekerja maksimal memenangkan PSI pada kontestasi politik mendatang.
Ia menekankan bahwa perjuangan politik PSI harus sejalan dengan nilai-nilai kebaikan, kepedulian sosial, dan kemanusiaan.
“Kami berkomitmen menjaga amanah ini dengan penuh tanggung jawab. PSI di Bumiayu akan terus bergerak bersama rakyat, menguatkan kerja-kerja sosial, dan membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan,” tegas Bambang.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Departemen Perempuan dan Anak DPW PSI Jawa Tengah, Rieke Astuti, menyoroti pentingnya peran partai dalam isu perlindungan perempuan dan anak.
Ia menegaskan bahwa PSI memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak, melalui kebijakan dan kerja-kerja advokasi yang konkret.
“Perempuan dan anak masih menjadi kelompok yang rentan terhadap kekerasan dan ketidakadilan. PSI harus hadir sebagai partai yang berani bersuara dan bertindak untuk melindungi mereka,” ungkap Rieke.
Ia juga mendorong kader PSI di tingkat kecamatan dan ranting agar aktif membangun kesadaran masyarakat, memperkuat edukasi politik, serta mendorong partisipasi perempuan dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.
Dengan dilantiknya pengurus DPC PSI Kecamatan Bumiayu, diharapkan roda organisasi semakin solid dan terstruktur.
Konsolidasi yang kuat dari tingkat ranting hingga cabang menjadi modal penting bagi PSI dalam memperluas pengaruh politiknya serta mewujudkan target kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.***

