Portal Pantura, Brebes – SMAN 1 Paguyangan menggelar pementasan drama musikal bertema integritas dan lingkungan hidup. Kegiatan ini menjadi media pembelajaran karakter bagi siswa sekaligus ruang ekspresi seni.
Kepala Sekolah Yuniarso Amirudin mengatakan, drama musikal dipilih karena efektif menanamkan nilai moral kepada siswa. “Melalui seni pertunjukan, siswa belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap alam,” ujarnya, Selasa (17/12/2025).
Yuniarso menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan program penguatan pendidikan karakter di sekolah. Siswa tidak sekadar tampil di atas panggung, tetapi juga memahami makna di balik setiap adegan yang dimainkan.
Bimbingan Budayawan Lokal
Pementasan dibimbing langsung oleh Agep Zulfikar, guru seni SMAN 1 Paguyangan yang dikenal sebagai budayawan Brebes. Agep mengemas isu sosial dan lingkungan dalam bentuk pertunjukan yang kuat.
“Kami mendorong siswa peka terhadap realitas sekitar. Integritas dan lingkungan adalah persoalan nyata yang harus dipahami sejak dini,” kata Agep.
Di bawah arahannya, siswa berhasil menerjemahkan isu kompleks menjadi pertunjukan yang komunikatif. Drama musikal ini memadukan akting, musik, dan tata panggung untuk menyampaikan pesan kepada penonton.
Delapan Pertunjukan dari Kelas XII
Seluruh siswa kelas XII SMAN 1 Paguyangan terlibat dalam kegiatan ini. Setiap kelas mementaskan drama dengan judul berbeda.
Kelas XII-1 tampil dengan “Suara Kolong”. Kelas XII-2 membawakan “Akar Melawan Angka”. Kelas XII-3 mengusung “Nestapa Bumiku”.
Sementara itu, kelas XII-4 mementaskan “Lidah Dalam Saku”. Kelas XII-5 menampilkan “Jeritan Bumi”. Kelas XII-6 membawakan “Bla Bla Bla”.
Kelas XII-7 mengusung “Cermin Seribu Wajah”. Terakhir, kelas XII-8 mementaskan “Jeda Sebelum Maaf”.

