Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar oleh Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu wujudnya adalah penyelenggaraan kegiatan Posyandu khusus ibu hamil di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan memperkuat literasi kesehatan warga desa. Puluhan ibu hamil hadir dan mengikuti penyuluhan mengenai pentingnya aktivitas fisik selama masa kehamilan. Edukasi ini dinilai krusial untuk mendukung kesehatan ibu dan janin sekaligus mempersiapkan proses persalinan yang lebih optimal.
Bidan Desa Cikuya, Siti Maryam, Amd.Kep (43), yang bertindak sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa kehamilan bukan alasan untuk berhenti bergerak. Menurutnya, aktivitas fisik yang dilakukan secara terukur dan sesuai anjuran medis justru membantu menjaga kebugaran tubuh serta memperlancar proses persalinan.
“Ibu hamil tetap dianjurkan melakukan aktivitas ringan agar tubuh tetap bugar. Namun, tentu harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing dan tidak berlebihan,” ujarnya saat memberikan materi kepada peserta.
Dalam sesi praktik, peserta diajarkan teknik pernapasan, peregangan ringan, serta gerakan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Gerakan tersebut bermanfaat untuk mengurangi keluhan umum selama kehamilan seperti nyeri punggung, pegal pada kaki, hingga pembengkakan ringan.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Selain mendapatkan materi, mereka juga diberi kesempatan untuk berkonsultasi langsung terkait keluhan yang dirasakan selama kehamilan. Pendekatan interaktif ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak masa kehamilan.
Kegiatan Posyandu tersebut turut mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman. Kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan kesehatan masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata TNI terhadap program pemerintah, khususnya dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.
Serka Sagiman menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mengawal seluruh rangkaian kegiatan non-fisik TMMD agar berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi warga. “Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya ibu hamil di Desa Cikuya, memperoleh edukasi dan layanan kesehatan yang tepat,” katanya.
Program TMMD sendiri selama ini dikenal luas sebagai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pembinaan sosial menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas fisik selama kehamilan semakin meningkat. Edukasi yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat sejak dalam kandungan.

