Portal Pantura, Brebes – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Sirampog menyelenggarakan tiga kegiatan besar secara bersamaan di halaman MI Tamrinul Athfal, Dukuh Banjarsari, Desa Manggis, Minggu (7/12/2025).
Acara meliputi pengajian intelektual Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), pelantikan pengurus, dan wisuda Sekolah Ibu Bahagia (SIBa) Angkatan II.
Hadiri Ratusan Kader dan Pejabat
Kegiatan dihadiri Camat Sirampog Slamet Budi Raharjo, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sirampog, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Brebes, serta Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Sirampog.
Ratusan kader Fatayat NU dari berbagai desa turut memadati lokasi. Hadir pula tokoh masyarakat dan perwakilan badan otonom NU lainnya.
Narasumber Ngaji: Nyai Ismatul Maula
Pengajian intelektual Aswaja menghadirkan Nyai Hj. Ismatul Maula, Lc., M.S.I., M.Pd.I. sebagai narasumber utama.
Materi pengajian berfokus pada penguatan pemahaman nilai-nilai Aswaja di kalangan perempuan muda NU. Pendekatan intelektual dipilih untuk menjawab tantangan pemikiran keagamaan kontemporer.
Lantik 7 Kepengurusan Masa Bakti 2025-2028
PAC Fatayat NU Sirampog melantik Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Manggis beserta enam Pimpinan Anak Ranting (PAR) untuk periode 2025-2028.
Enam anak ranting yang dilantik adalah Banjarsari, Slawi, Peninis, Karanggedang, Dukuh Tengah, dan Salak Gading.
Ketua PAC Fatayat NU Sirampog, Yani Boru Marpaung, berharap para pengurus tetap aktif pasca pelantikan.
“Jangan sampai acaranya meriah tapi setelah dilantik malah turun semangat. Semoga seluruh ranting tetap istiqomah dan kompak,” ujar Yani.
PC Fatayat NU Brebes Beri Apresiasi
Sekretaris PC Fatayat NU Brebes, Hj. Durotul Ma’munah, M.Pd., memberikan apresiasi khusus kepada Fatayat Sirampog.
Menurutnya, PAC Sirampog selalu terdepan dalam program sosial dan seni di tingkat kabupaten.
“Kami berharap sinergi antara PAC dan PC semakin kuat ke depannya,” kata Durotul.
Camat: Sirampog Daerah Religius
Camat Sirampog Slamet Budi Raharjo menyebut antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan sebagai keberkahan tersendiri.
“Sirampog adalah daerah religius. Selamat kepada pengurus baru dan para wisudawati SIBa yang belajar di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga,” ucap Slamet.
Wisuda 42 Peserta SIBa Angkatan II
Acara ditutup dengan wisuda Sekolah Ibu Bahagia (SIBa) Angkatan II. Sebanyak 42 peserta dari berbagai usia diwisuda setelah menyelesaikan program pembelajaran selama setahun.
SIBa merupakan platform edukasi perempuan berbasis komunitas dan daring. Program ini fokus pada pengembangan diri, literasi digital, manajemen emosi, komunikasi keluarga, serta penguatan mental dan spiritual.
Kepala Yayasan SIBa, Masykuroh, S.Th.I., mengingatkan para lulusan untuk menyebarkan ilmu yang telah diperoleh.
“Setelah diwisuda, kalian harus bersyi’ar. Ilmu yang dipelajari harus disampaikan ke masyarakat. Kalian adalah duta Ibu Bahagia,” tegas Masykuroh.
Fatayat Digdaya, Berdaya, Berkarya
Rangkaian acara ini menegaskan komitmen Fatayat NU Sirampog dalam pemberdayaan perempuan di akar rumput.
Ketiga kegiatan tersebut memperkuat visi organisasi: Fatayat Digdaya, Berdaya, dan Berkarya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta. Antusiasme para kader menunjukkan gerakan perempuan muda NU di Sirampog terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Brebes.***

