Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kali ini, bantuan diberikan kepada 350 warga di wilayah Brebes selatan. Penyaluran berlangsung di Pendopo Bumiayu, Rabu (27/8/2025).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Brebes. Sebelumnya, Pemkab juga telah menyalurkan BLT serupa untuk warga di wilayah utara dan tengah.
Plt. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Brebes, Drs. Edy Kusmartono, M.Si, yang mewakili Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk perlindungan sosial dari pemerintah. Dana berasal dari DBHCHT yang memang dialokasikan untuk masyarakat terdampak industri tembakau.
“Bantuan ini kami harapkan bisa meringankan beban masyarakat. Terutama mereka yang terkena dampak secara ekonomi maupun kesehatan akibat rokok dan cukai,” ujarnya.
Sasaran Khusus Penerima BLT
Edy menegaskan, bantuan tidak diberikan secara merata. Penerima ditentukan melalui sasaran khusus, yaitu kelompok masyarakat yang terdampak langsung dari industri tembakau. Di antaranya buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, hingga buruh tani cengkeh.
Dengan sistem tersebut, Pemkab ingin memastikan BLT tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh kelompok yang berhak.
Pesan Pemanfaatan Bantuan
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kecamatan Bumiayu Ahmad Rofi turut hadir mewakili Camat Bumiayu. Ia mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan secara bijak.
“Kami berharap bantuan ini digunakan untuk hal yang bermanfaat. Misalnya membeli pupuk atau bibit cengkeh untuk mengganti tanaman yang sudah tidak produktif,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menggunakan dana bantuan untuk kebutuhan produktif, bukan konsumtif, agar dampaknya bisa lebih panjang bagi kesejahteraan keluarga penerima.
Harapan Petani
Bantuan dari Pemkab ini mendapat apresiasi dari warga. Kasrip, petani cengkeh asal Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu di tengah kesulitan yang dialami para petani. Tahun ini, hasil panen cengkeh di Brebes selatan mengalami penurunan drastis akibat cuaca yang tidak menentu. Hujan masih kerap turun meski sudah memasuki musim kemarau, sehingga tanaman cengkeh gagal berbunga.
“Dengan bantuan ini, setidaknya kami bisa bertahan. Semoga ke depan cuaca lebih baik dan hasil panen bisa normal kembali,” kata Kasrip.
Komitmen Pemkab Brebes
Penyaluran BLT DBHCHT menjadi salah satu komitmen Pemkab Brebes dalam mendukung masyarakat yang terdampak industri tembakau. Program ini juga menjadi wujud pemanfaatan dana cukai yang kembali kepada masyarakat melalui perlindungan sosial.
Selain BLT, Pemkab Brebes juga menggulirkan sejumlah program lain yang bersumber dari DBHCHT. Di antaranya kegiatan di bidang kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta kampanye bahaya rokok.
Dengan distribusi yang merata hingga ke wilayah selatan, diharapkan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari dana cukai tersebut. Program ini juga sejalan dengan semangat kemerdekaan, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.***
Tim Redaksi

