Portal Pantura, Brebes– Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan Indonesia mencapai swasembada beras pada 31 Desember 2025. Pengumuman bersejarah ini disampaikan dalam acara Panen Raya di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Wakil Bupati Brebes Wurja mengikuti acara tersebut secara virtual bersama Forkopimda dan Dinas Pertanian Kabupaten Brebes di kantor dinas setempat.
Target Empat Tahun Tercapai dalam Setahun
Prabowo menyatakan pencapaian ini melampaui ekspektasi pemerintah. Awalnya, swasembada pangan ditargetkan tercapai dalam empat tahun masa pemerintahan. Namun untuk komoditas beras, target tersebut terwujud hanya dalam satu tahun.
“Yang tidak masuk di akal saya, bagaimana bisa negara yang begini besar, negara yang diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, bumi yang luas, bumi yang kaya, tanah yang subur, tetapi kita tergantung bangsa lain,” ujar Prabowo melalui zoom meeting.
Presiden mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketergantungan Indonesia pada impor pangan di masa lalu. Menurutnya, hal ini tidak logis mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah.
Brebes Optimis Dukung Kedaulatan Pangan
Sebagai daerah penyangga pangan nasional, Kabupaten Brebes berkomitmen mendukung program swasembada. Daerah penghasil bawang merah dan padi ini terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami di Brebes sangat optimis. Melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian, kita akan pastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan kesejahteraan petani kita meningkat,” kata Wakil Bupati Wurja.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Brebes, Iskandar Agung, melaporkan capaian gemilang. Produksi padi Brebes melampaui target 575 ribu ton menjadi 607 ribu ton.
“Ini adalah capaian yang sangat luar biasa berkat dukungan dan kerja sama yang baik dalam hal ini jajaran TNI dan Polri yang telah mendukung program-program pemerintah,” jelasnya.
Teknologi Modern Dongkrak Produktivitas
Dalam acara yang sama, Presiden meninjau langsung aktivitas petani di sawah. Ia menyaksikan demonstrasi teknologi pertanian modern yang mendukung peningkatan produktivitas.
Beberapa teknologi yang didemonstrasikan meliputi drone pertanian, alat dan mesin pertanian otomatis, pompa air otomatis, serta penggunaan benih unggul dan pupuk berkualitas.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut.
“Saya bangga dengan kalian hari ini. Bahagia saya, saya senang sekali dan saya melihat tadi penuh harapan dan keyakinan,” ungkap Prabowo.
Tonggak Sejarah Kedaulatan Pangan
Acara Panen Raya ini menandai babak baru Indonesia yang tidak lagi bergantung pada impor beras. Pemerintah juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi besar dalam sektor pertanian nasional.
Presiden mengingatkan pentingnya kewaspadaan bangsa dalam menjaga kedaulatan pangan. Evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk mempertahankan pencapaian ini.
“Saudara-saudara sekalian kita mengerti dan paham bahwa bangsa kita negara yang kaya,” katanya.
Pengumuman swasembada beras disambut antusias peserta dari berbagai daerah yang mengikuti acara secara virtual. Pemerintah daerah diharapkan memperkuat peran sektor pertanian untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.
Perayaan di Brebes
Di Brebes, acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Wurja dan Kapolres Brebes. Tumpeng diserahkan langsung kepada Plt Kepala DPKP dan Anggota DPRD Brebes sebagai simbol kebersamaan dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Kehadiran Forkopimda dan pemangku kepentingan sektor pertanian menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional.***

