TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Jalur Pantura Tegal Padat! Kemacetan Mudik Lebaran Meningkat Signifikan

×

Jalur Pantura Tegal Padat! Kemacetan Mudik Lebaran Meningkat Signifikan

Sebarkan artikel ini
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Perjalanan Lebaran pemudik semakin berat. Jalur arteri Pantura di Kota , Jawa Tengah, mengalami lonjakan kepadatan kendaraan yang signifikan. Puncaknya akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri pada Rabu (18/3/2026).

Penyebab utama kemacetan adalah penerapan sistem one-way di ruas Trans Jawa. Sistem ini memaksa ribuan kendaraan dari arah Jakarta dialihkan ke jalur Pantura. Hasilnya, kepadatan berlipat ganda.

Titik Macet Tersebar di Beberapa Lokasi

Satuan Lalu Lintas Polres Tegal melaporkan beberapa ruas kritis. One-way diberlakukan di km 263 Brebes Barat hingga km 414 Kalikangkung.

iklan

“Arus dari Jakarta ke Semarang meningkat drastis,” kata petugas Satlantas. Begitu pula sebaliknya. Titik kerawanan ada di Simpang Coyo. Lokasi ini menjadi pertemuan jalur Pantura dan Jalingtol. Antrean kendaraan panjang hingga gerbang Ketiwon, akses keluar menuju Kabupaten Tegal.

Pemudik Didominasi Motor dan Mobil Pribadi

Volume kendaraan terus berdatangan secara gelombang. Sepeda motor dan kendaraan pribadi mendominasi arus . Mereka berangkat dari Jakarta dengan membentuk konvoi rapat. Pola ini menyebabkan kemacetan berjejal dan sulit diurai.

Hingga Rabu siang, situasi masih terkendali meski padat. Polisi mampu mengatur arus lalu lintas dengan baik.

Polisi Gencarkan Kampanye Keselamatan

Satlantas Tegal mengingatkan semua pemudik untuk berhati-hati. Keselamatan adalah prioritas utama perjalanan . Jangan memaksakan berkendara saat tubuh sudah lelah.

“Gunakan rest area dan pos pelayanan yang tersedia,” ujar petugas. Beberapa pos sudah siap di sepanjang jalur Pantura. Pos istrahat memiliki fasilitas minum, makan, dan solat.

Tips Aman dari Polisi

Polres Tegal memberikan beberapa rekomendasi:

Pertama, istirahat teratur. Jangan mengemudi lebih dari dua jam tanpa henti. Turun dari kendaraan, gerakkan badan sejenak.

Kedua, periksa kendaraan. Pastikan ban, rem, lampu, dan bahan bakar dalam kondisi prima. Kerusakan di perjalanan akan membuat kemacetan bertambah parah.

Ketiga, gunakan asuransi. Jika terjadi kecelakaan, perlindungan finansial sudah siap. Asuransi kendaraan memberikan ketenangan pikiran.

Keempat, hindari malam hari. Berkendara di malam hari lebih riskan. Jarak pandang berkurang dan kelelahan lebih mudah menyerang.

Jalur Alternatif Belum Optimal

Meski ada jalur alternatif, efektivitasnya masih terbatas. Banyak pemudik tetap memilih Pantura karena lebih familiar. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga puncak .

Pemerintah setempat terus memantau situasi. Penyesuaian manajemen lalu lintas dilakukan real-time sesuai kondisi lapangan.

Pesan Akhir untuk Pemudik

Kemacetan adalah ritual tahunan yang tidak terhindarkan. Namun, keselamatan bisa dijaga dengan kesadaran diri. Tiba di rumah dengan selamat adalah hadiah terbaik untuk keluarga.

Polres Tegal menyampaikan: “ aman, keluarga bahagia.”

Perjalanan masih panjang. Kendalikan emosi. Patuh aturan. Hargai diri sendiri dan pengemudi lain. Semoga Lebaran tahun ini berlalu lancar untuk semua pemudik.***

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P