Luthfi mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. “Gas cukup. Stok BBM sangat cukup. Nggak usah latah, nggak usah kemrungsung,” tegasnya.
Hampir 29.000 Personel Gabungan Disiagakan
Dari sisi keamanan, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyatakan operasi pengamanan Lebaran 2026 mengedepankan pendekatan safety and hospitality — memadukan penegakan keamanan dengan pelayanan ramah kepada pemudik.
Total 28.980 personel gabungan disiagakan, terdiri atas 22.000 personel Polri, 1.189 personel TNI, dan 5.111 personel dari instansi terkait lainnya. Mereka tersebar di sejumlah titik vital, meliputi 134 pusat perbelanjaan, 45 terminal, 23 pelabuhan, 16.300 masjid, 224 objek wisata, dan 48 stasiun kereta api.
Sebanyak 153 pos pengamanan, 78 pos pelayanan, dan 31 pos terpadu juga didirikan untuk memastikan pengawasan menyeluruh selama periode libur Lebaran berlangsung.
Pemprov Jateng juga menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk menyiapkan mitigasi bencana, mengingat potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi selama musim mudik. Langkah antisipasi di wilayah rawan bencana menjadi bagian tak terpisahkan dari rencana besar penyambutan jutaan pemudik tahun ini. ***

