UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Jemaah Haji Asal Brebes Wafat di Madinah, Sempat Jalani Perawatan Intensif

×

Jemaah Haji Asal Brebes Wafat di Madinah, Sempat Jalani Perawatan Intensif

Sebarkan artikel ini
Dokumen visa haji milik jemaah asal Brebes, Akhmad Nurokhman, yang dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Madinah, Arab Saudi.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal . Seorang jemaah bernama Akhmad Nurokhman bin Zaeni (65), warga Desa Keboledan, Kecamatan Wanasari, dilaporkan di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (6/5/2026).

Almarhum merupakan bagian dari jemaah haji Kloter 8. Berdasarkan laporan petugas haji daerah, Akhmad Nurokhman setelah menjalani perawatan akibat sakit di rumah sakit Saudi Germany Hospital (SGH) Madinah.

Anggota Tim Petugas Haji Daerah (TPHD), Azmi Asmuni Majid, membenarkan kabar wafatnya jemaah tersebut. Informasi itu disampaikan dalam laporan resmi yang diterima pada Rabu siang.

iklan

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, hari ini seorang jemaah haji asal yang tergabung dalam Kloter 8 di Madinah,” ujar Azmi.

Menurut dia, kondisi kesehatan almarhum sempat menurun sehingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat. Namun, setelah menjalani perawatan, nyawa jemaah tersebut tidak tertolong.

Azmi menjelaskan, Akhmad Nurokhman meninggal sekitar pukul 08.00 waktu Arab Saudi atau sekitar pukul 12.00 WIB. Prosesi pemulasaraan jenazah akan dilakukan sesuai ketentuan di Arab Saudi.

“Jenazah rencananya akan disalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di kawasan Pemakaman Baqi, Madinah,” jelasnya.

Pihak petugas haji juga telah berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara (PPIH) kloter terkait penanganan administrasi serta pendampingan kepada rombongan jemaah lainnya.

Selain itu, petugas terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi kesehatan para jemaah haji asal selama berada di Tanah Suci. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya gangguan kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah.

Azmi menambahkan, petugas kesehatan dan pendamping kloter aktif melakukan pemeriksaan rutin kepada jemaah, termasuk pemantauan konsumsi makanan dan kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah.

“Kami bersama PPIH kloter terus melakukan visitasi, pemeriksaan kesehatan jemaah, serta memberikan edukasi pentingnya menjaga kondisi tubuh, cukup minum, dan menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah umrah sunnah maupun kegiatan lainnya,” katanya.

Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk tidak memaksakan diri dalam beribadah apabila kondisi kesehatan menurun. Para jemaah diminta segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan fisik agar dapat segera mendapatkan penanganan.

Keberangkatan jemaah haji asal tahun 2026 sendiri berlangsung secara bertahap melalui sejumlah kelompok terbang yang diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menjalankan .**

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki