Portal Pantura, Brebes — Desa Rajawetan di Kecamatan Tonjong, Brebes, meraih juara pertama dalam karnaval HUT ke-80 RI. Desa ini memukau ribuan penonton dengan penampilan kreatif, termasuk ogoh-ogoh hanoman dan kelelawar raksasa. Kemenangan ini disambut bangga oleh Kepala Desa Rajawetan, Suparjo. Penyerahan hadiah dilakukan pada Resepsi Kenegaraan pada Rabu (27/8/2025) di lapangan Widodo Tonjong.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menang lagi,” ungkap Suparjo. Kemenangan ini menunjukkan konsistensi Desa Rajawetan dalam menampilkan kreasi terbaik mereka.
Karnaval Budaya dan Pembangunan Kecamatan Tonjong, yang digelar Rabu (20/8/2025), berlangsung meriah. Setiap desa berlomba menunjukkan kreativitas terbaik. Namun, Desa Rajawetan berhasil mencuri perhatian dan menjadi pusat sorotan.
Hanoman Raksasa Jadi Bintang Utama
Salah satu daya tarik utama adalah ogoh-ogoh hanoman raksasa. Boneka ini diarak oleh belasan pemuda, diiringi musik yang membangkitkan semangat. Gerakannya yang dibuat seolah hidup membuat penonton terpana. Banyak warga langsung mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.
Tak hanya hanoman, Desa Rajawetan juga menampilkan ogoh-ogoh kelelawar raksasa. Kehadiran simbol unik ini menambah semarak karnaval. Penonton memuji kreasi ini, menyebutnya unik dan berbeda dari peserta lain.
Simbol Hasil Bumi dan Gerakan Tari Indah
Selain ogoh-ogoh, Desa Rajawetan juga menampilkan tarian tradisional. Para penari dengan busana warna-warni menari luwes di depan panggung. Gerakan penuh ekspresi mereka disambut tepuk tangan meriah.
Replika durian raksasa juga ikut diarak. Durian dipilih karena merupakan salah satu komoditas unggulan desa. Kehadirannya menjadi simbol kekayaan alam Desa Rajawetan yang melimpah.
Karnaval Sebagai Promosi Potensi Desa
Suparjo menjelaskan, keikutsertaan dalam karnaval bukan sekadar hiburan. Ini adalah ajang promosi potensi desa.
“Melalui karnaval, kami ingin menunjukkan apa yang dimiliki Rajawetan. Mulai dari budaya, hasil bumi, hingga kreativitas warga,” kata Suparjo.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga dalam acara ini juga mempererat rasa kebersamaan. “Ini adalah wujud rasa syukur dan cinta kami kepada Indonesia,” pungkasnya.

