Portal Pantura, Brebes – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) resmi dimulai di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Proyek ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Acara dimulai dengan doa bersama pada Sabtu, (20/122025). Warga dan tokoh madyarakat berkumpul di lokasi pembangunan untuk memohon kelancaran proyek.
Lokasi Strategis di Jalan Nasional
Kepala Desa Kutamendala, H. Fathuri, S.Ag., menjelaskan alasan pemilihan lokasi. KDMP dibangun di lahan bekas PT Waskita Karya.
“Lokasinya sangat strategis. Berada tepat di pinggir jalan nasional Brebes-Purwokerto,” kata Fathuri saat ditemui di lokasi.
Lokasi yang mudah diakses ini dinilai menguntungkan untuk aktivitas ekonomi. Akses transportasi lancar akan memudahkan distribusi barang dan mobilitas.
Rencana Sentra Ekonomi Terintegrasi

Lahan yang tersedia cukup luas. Tidak semua area akan digunakan untuk bangunan KDMP. Sisa lahan direncanakan menjadi sentra ekonomi.
Fathuri mengungkapkan rencana jangka panjang untuk lokasi tersebut. “Ke depan, BUMDes juga diproyeksikan dibangun di tempat ini,” ungkapnya.
Integrasi KDMP dengan BUMDes bertujuan menciptakan ekosistem ekonomi desa yang lebih kuat. Harapannya, pendapatan warga Kutamendala akan meningkat.
Kerjasama dengan Dapur MBG
Ketua KDMP Kutamendala, Abdul Lathif, S.Ag., mengumumkan langkah awal operasional. Pihaknya akan menjalin kemitraan dengan dapur MBG.
“Kami langsung tancap gas menjalin kerja sama untuk suplai kebutuhan dapur MBG,” ujar Abdul Lathif.
Kerja sama ini memberikan kepastian pasar bagi produk KDMP. Warga yang tergabung dalam koperasi akan memiliki pembeli tetap.
Kios untuk Partisipasi Warga
KDMP Kutamendala dirancang dengan konsep inklusif. Akan dibangun kios-kios yang dapat dimanfaatkan warga.
“Nantinya ada kios-kios. Warga diharapkan bisa berperan aktif di KDMP untuk mensejahterakan masing-masing keluarga,” jelas Abdul Lathif.
Harapan Peningkatan Ekonomi
Pendamping KDMP, Reza, optimistis dengan dampak positif proyek ini. Menurutnya, KDMP akan menjadi katalisator kemajuan ekonomi desa.
“Kami berharap KDMP bisa memajukan ekonomi warga Desa Kutamendala,” kata Reza.
Kepala Desa Fathuri juga menyampaikan harapan serupa. Ia menargetkan peningkatan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Potensi Dampak bagi Masyarakat
Kehadiran KDMP diproyeksikan membawa beberapa manfaat. Pertama, membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Kedua, memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal. Ketiga, meningkatkan keterampilan wirausaha masyarakat.
Program koperasi juga diharapkan memperkuat solidaritas warga. Sistem gotong royong dalam pengelolaan koperasi dapat menghidupkan kembali nilai kebersamaan.
Pembangunan KDMP Kutamendala menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam pemberdayaan ekonomi. Keberhasilan proyek ini akan bergantung pada partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Dengan lokasi strategis dan dukungan program terintegrasi, KDMP Kutamendala berpotensi menjadi model pengembangan ekonomi desa di Kabupaten Brebes.***

