Portal Pantura, Brebes – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang digelar Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya Sangan, Kabupaten Brebes, tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Kegiatan lintas sektoral ini juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat, khususnya peternak kecil, melalui penyediaan air bersih dan edukasi pakan ternak.
Salah satu warga yang merasakan langsung dampak program tersebut adalah Kuspendi (60), peternak sapi setempat. Selama bertahun-tahun, keterbatasan air menjadi persoalan utama dalam menjalankan usaha ternaknya. Untuk memenuhi kebutuhan minum sapi, ia harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh, menghabiskan waktu dan tenaga setiap hari.
Kini, melalui program penyediaan air bersih yang menjadi bagian dari TMMD Reguler ke-127, akses air menjadi lebih mudah dan efisien. Ketersediaan sumber air di dekat kandang membantu memangkas beban kerja harian sekaligus memastikan kebutuhan dasar ternak terpenuhi secara optimal.
“Yang paling terasa manfaatnya adalah air. Sekarang lebih mudah memberi minum ternak. Tidak perlu lagi mengambil air jauh-jauh,” ujar Kuspendi saat ditemui di kandang sapinya, Sabtu (21/02/2026).
Menurutnya, kemudahan akses air berdampak langsung pada kondisi kesehatan ternak. Sapi-sapi miliknya terlihat lebih terawat karena kebutuhan minum tercukupi secara rutin. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas dan pertumbuhan hewan ternak.
Tak berhenti pada aspek fasilitas, Satgas TMMD juga memberikan penyuluhan mengenai teknik pembuatan suplemen pakan ternak berbahan lokal. Edukasi tersebut dinilai penting untuk membantu peternak mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan yang harganya cenderung fluktuatif.
Anggota Satgas TMMD, Sertu Sodikin, menjelaskan bahwa pendekatan program tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui pelatihan sederhana namun aplikatif, peternak diajak memanfaatkan potensi bahan baku lokal sebagai campuran suplemen pakan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima fasilitas, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru. Dengan membuat suplemen pakan sendiri, biaya produksi bisa ditekan dan kualitas ternak tetap terjaga,” kata Sertu Sodikin.
Ia menambahkan, kombinasi antara ketersediaan air bersih dan manajemen pakan yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan hasil ternak warga secara bertahap. Jika produktivitas meningkat, maka pendapatan peternak juga berpotensi bertambah, sehingga berdampak pada kesejahteraan keluarga.
Program TMMD Reguler ke-127 sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Selain pembangunan sarana fisik seperti jalan dan fasilitas umum, sasaran non-fisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan ekonomi menjadi bagian integral dari kegiatan tersebut.
Tim Redaksi

