“BUMDes lebih diarahkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes), sedangkan koperasi ini fokus utamanya adalah memberikan manfaat ekonomi langsung bagi para anggotanya,” terangnya.
Nuridin juga menyampaikan bahwa keanggotaan koperasi terbuka bagi seluruh warga Desa Kalijurang, dengan syarat utama memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) desa setempat. Ia mengajak masyarakat untuk aktif bergabung agar koperasi ini dapat berkembang secara optimal.
“Saya mengimbau seluruh warga untuk menjadi anggota koperasi ini, agar manfaat yang dihasilkan bisa dirasakan bersama,” katanya.
Pembentukan Kopdes Merah Putih disambut hangat oleh masyarakat yang berharap koperasi ini mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat semangat gotong royong antarwarga.
Dengan struktur kelembagaan yang berbasis partisipasi dan prinsip saling membantu, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang dapat ditiru oleh desa-desa lain di Kabupaten Brebes maupun daerah lain di Indonesia.
Langkah ini menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi, asalkan dikelola dengan niat baik, manajemen yang transparan, dan dukungan aktif dari masyarakat.***
Seorang nelayan wanita sedang menjemur ikan di kawasan pesisir Kabupaten Brebes untuk menjaga kualitas dan nilai jual hasil tangkapan. (Foto: Humas Dinkominfotik Brebes)
" data-large-file="https://www.portalpantura.com/wp-content/uploads/2026/11/Nelayan-Wanita-Menjemur-Ikan.jpg" />
