IKLAN
News

Kota Tegal Getarkan Indonesia dari Jalan Pancasila, Detik Proklamasi Dibayar Lunak dengan Aksi Nyata

Avatar photo
×

Kota Tegal Getarkan Indonesia dari Jalan Pancasila, Detik Proklamasi Dibayar Lunak dengan Aksi Nyata

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura – Detik-detik Proklamasi menggema dari pengeras suara di Jalan Pancasila, Kota Tegal tak hanya berdiri tegak untuk menghormat sang Merah Putih.

Kota ini bergerak. Kota ini berbicara. Kota ini menjawab kemerdekaan bukan dengan basa-basi, tapi dengan tindakan yang menggugah nurani.

IKLAN

Minggu (17/8), perayaan kemerdekaan RI ke-80 di Kota Tegal menjadi panggung transformasi.

Di bawah langit yang biru dan semangat yang merah menyala, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin upacara penuh makna.

Tapi siapa sangka, yang hadir bukan hanya seremoni tahunan melainkan gebrakan sosial yang terasa hingga ke akar masyarakat.

PNS yang puluhan tahun mengabdi tak lagi hanya menerima tepuk tangan dan mereka diganjar Satyalancana Karya Satya bukti bahwa loyalitas pengabdian masih dihargai di negeri ini.

Para tenaga kesehatan, yang selama ini bertarung di garis depan tanpa sorotan kamera, diberi Tanda Kehormatan Ksatria Bakti Husada Arutala.

Dan bukan hanya sekadar simbol tapi merupakan pengakuan yang layak bagi para pahlawan kesehatan.

Bahkan Di tengah upacara, Wali Kota Tegal meledakkan semangat baru peluncuran

Program Kerja dan Kuliah Gratis. Sebuah solusi visioner bagi anak muda Tegal yang terjepit biaya, tapi punya mimpi besar.

Program ini bukan utopia ini janji yang dikawal, dibuka untuk semua, dan jadi mercusuar harapan di tengah krisis ekonomi yang belum pulih total.

“Pejuang masa kini adalah mereka yang berkarya, berinovasi,  menyelesaikan masalah. Kita tak butuh seremoni tanpa isi. Kita butuh gerakan!”Dedy Yon Supriyono, Wali Kota Tegal.

Di Lapas Kelas IIB Tegal, puluhan warga binaan menitikkan air mata saat menerima SK Remisi Umum 17 Agustus. Bahkan bagi sebagian, ini bukan sekadar potongan masa hukuman.

Dengan mengusung tema nasional Bersatu Berdaulat, Rakyat bersatu, Kota Tegal membuktikan diri sebagai garda depan perubahan.

Bukan sekadar menggelar bendera atau menyanyikan lagu kebangsaan, tetapi menghadirkan kebijakan menyentuh rakyat dan dari Jalan Pancasila, suara perubahan menggema ke seluruh pelosok negeri.***

 

Tim Redaksi

Cahyo
Reporter Cahyo
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Cahyo

Terbaru dari Cahyo