Portal Pantura, Brebes – Kegigihan Sani Ristiawati akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua kali gagal, ia berhasil meraih peringkat pertama dalam tes seleksi calon perangkat Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Sani mencatatkan prestasi gemilang dengan total nilai 157. Pencapaian ini membuatnya mengungguli 17 peserta, 12 diantaranya berpendidikan sarjana yang ikut berkompetisi.
Ujian Kedua Berbuah Manis
Perjalanan Sani menuju kesuksesan ini tidaklah mudah. Ia harus menghadapi kegagalan pada seleksi sebelum akhirnya berhasil pada kesempatan ketiga.
“Ini adalah kali kedua saya mengikuti tes seleksi perangkat desa,” ungkap Sani.
Pengalaman gagal di tes sebelumnya justru menjadi pemicu semangatnya untuk terus belajar dan mempersiapkan diri lebih baik.
17 Peserta Bersaing Ketat
Ketua Panitia Seleksi Perangkat Desa Langkap, Arifin, menjelaskan seleksi digelar pada Senin (2/12/2025) di Universitas Muhammadiyah Brebes (UMBS). Tes tersebut diikuti 17 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan.
“Dari 17 peserta, 12 di antaranya merupakan lulusan sarjana,” kata Arifin.
Ia menambahkan, peserta tidak hanya berasal dari Desa Langkap. Beberapa pendaftar datang dari desa lain seperti Penggarutan dan Kalierang.
Arifin mengucapkan selamat kepada semua peserta yang telah mengikuti proses seleksi. Ia berharap peserta dengan nilai terbaik dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Desa Langkap.
“Bagi yang belum lolos, diharapkan bisa legowo dan ikhlas,” ucapnya.
Kepala Desa Ajak Tetap Semangat
Kepala Desa Langkap, Mustholih, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia mengajak semua pihak untuk menerima hasil seleksi dengan lapang dada.
“Tetap semangat,” tegas Mustholih.
Menurutnya, hasil tes mencerminkan kemampuan objektif setiap peserta. Yang terpenting adalah semua telah berjuang maksimal dalam proses seleksi.
UMBS Jamin Objektivitas
Deputi I UMBS, Ir. Priyandi, yang mewakili Rektor UMBS, menegaskan pihak kampus menjalankan proses seleksi secara profesional. Kerja sama dengan Desa Langkap ini dijalankan dengan prinsip transparan dan objektif.
“UMBS selalu bersikap objektif dan transparan, meskipun ada peserta yang menjadi mahasiswa atau alumni kami,” jelas Priyandi.
Ia menambahkan, kampus berkomitmen menjaga integritas dalam setiap proses seleksi yang diselenggarakan.
Daftar Peringkat Teratas
Berikut tiga besar peraih nilai tertinggi dalam tes seleksi perangkat Desa Langkap:
Peringkat 1: Sani Ristiawati – Total nilai 157
Peringkat 2: Faras Tasya – Total nilai 156,3
Peringkat 3: Akbar Anwar Syah – Total nilai 150,6
Keberhasilan Sani membuktikan bahwa kegigihan dan usaha keras dapat mengalahkan hambatan apa pun, termasuk latar belakang pendidikan formal. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa kesuksesan tidak selalu ditentukan oleh gelar akademis, melainkan ketekunan dan persiapan yang matang.
Seleksi perangkat desa merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk mendapatkan tenaga profesional yang berkualitas. Proses yang transparan dan objektif diharapkan menghasilkan aparatur desa yang mampu melayani masyarakat dengan baik.***

