Portal Pantura – Pagi itu suasana SD Negeri Kutamendala 01 berbeda. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 27 Universitas Peradaban hadir membawa program anti bullying.
Kegiatan ini bagian dari pengabdian KKN di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong. Pihak sekolah menyambut antusias karena program sejalan dengan pembentukan karakter siswa.
Bullying Masalah Serius di Sekolah Dasar
Perundungan bukan hanya kekerasan fisik. Ejekan, pengucilan, dan sikap tidak nyaman juga termasuk bullying.
Banyak siswa SD menyimpan pengalaman ini sendiri. Mereka belum punya keberanian bercerita. Ruang aman untuk berbagi masih minim.
“Kami merancang kegiatan dengan pendekatan ramah dan edukatif,” ungkap tim KKN Kelompok 27.
KKN Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi
Program ini implementasi pengabdian masyarakat. Mahasiswa menyusun kegiatan berdasarkan kebutuhan lingkungan.
SD Negeri Kutamendala 01 memberikan dukungan penuh. Ruang kelas disiapkan nyaman dan kondusif.
Pendekatan komunikatif diterapkan agar tidak ada jarak antara mahasiswa dan siswa. Suasana hangat tercipta sejak awal kegiatan.
Materi Disesuaikan Dunia Anak
Tim KKN menyampaikan materi menggunakan bahasa sederhana. Contoh-contoh diambil dari kehidupan sehari-hari siswa.
Situasi seperti ejekan antar teman dan candaan berlebihan dijelaskan. Siswa jadi paham bullying tidak selalu terlihat kasar.
Interaksi dua arah menjadi metode utama. Anak-anak antusias mengangkat tangan dan menjawab pertanyaan.
Beberapa siswa mulai berani menceritakan pengalaman kecil. Yang lain mendengarkan dengan penuh perhatian.
Empati dan saling menghargai menjadi fokus materi. Mahasiswa mengajak siswa memahami perasaan orang lain.
Pohon Bercerita Ciptakan Ruang Aman
Sesi Pohon Bercerita menjadi momen paling berkesan. Siswa diminta menuliskan pengalaman terkait perundungan.
Nama tidak perlu dicantumkan. Hal ini membuat siswa merasa aman mengungkapkan cerita.

