Portal Pantura – Senja baru saja menyapa langit di wilayah Kabupaten Tegal ketika deru kendaraan dinas terdengar memecah suasana di pusat kota Slawi.
Deretan petugas berseragam lengkap gabungan dari Polres Tegal, Kodim 0712/Tegal, dan Satpol PP Kabupaten Tegal siap menjalankan tugas mulia untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Patroli Skala Besar.
Patroli gabungan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol kuatnya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, kehadiran negara secara langsung di ruang-ruang publik menjadi pesan yang tegas, Tegal tidak sendiri.
Kegiatan patroli ini tidak terbatas di pusat kota. Petugas menyusuri titik-titik rawan hingga ke kawasan pedesaan.
Menyapa warga, memantau aktivitas, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan masing-masing.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya. Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk komitmen nyata,” ujar Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo dengan nada mantap.
Kapolres juga menegaskan bahwa patroli gabungan ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada jam-jam rawan, bahkan hingga larut malam.
“Saya bersama Dandim akan langsung turun ke lapangan. Masyarakat harus tahu bahwa kami ada di sisi mereka, siang maupun malam,” tambahnya.
Tak sekadar berkeliling, patroli ini juga menyentuh sisi humanis. Di berbagai titik, petugas menyapa warga yang tengah berkumpul.
Memberikan imbauan, dan mendengarkan langsung keluhan mereka. Sebuah pendekatan dialogis yang memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Menurut Kapolres, kegiatan nongkrong atau berkumpul tanpa tujuan jelas pada waktu tertentu bisa memicu gesekan atau tindakan yang merugikan.
Karena itu, pengawasan tetap diperlukan, tanpa mengesampingkan pendekatan yang ramah dan persuasif.
Respon masyarakat pun positif. Banyak yang merasa lebih tenang dengan kehadiran petugas gabungan di lingkungan mereka.
“Kalau ada polisi dan tentara patroli begini, kita jadi lebih tenang. Anak-anak juga nggak sembarangan keluar malam,” ujar Siti, warga Kelurahan Procot.
Patroli gabungan ini tidak hanya tentang cegah-tindak. Lebih dari itu, ini adalah cermin sinergi lintas sektor yang saling melengkapi.
TNI, Polri, dan Pemda saling bersatu dalam visi menjaga Kabupaten Tegal agar tetap kondusif, aman, dan harmonis.
Di tengah tantangan zaman dari kriminalitas konvensional hingga potensi gangguan sosial kerja bersama menjadi kunci.
Dan Polres Tegal bersama jajaran mitranya telah membuktikan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kolektif yang lahir dari semangat kebersamaan.***

