Portal Pantura, Brebes – Karnaval HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Tonjong, Brebes, berlangsung meriah, Rabu (20/8/2025). Puluhan peserta dari berbagai sekolah, organisasi, hingga masyarakat umum, ikut memeriahkan acara tahunan tersebut.
Di antara peserta, SMP Muhammadiyah Tonjong tampil menonjol dengan mengusung parade ekstrakurikuler. Ratusan pelajar dari sekolah tersebut kompak menampilkan berbagai kegiatan unggulan yang biasa dijalani di luar jam pelajaran.
Parade Ekstrakurikuler
Wakil Kepala SMP Muhammadiyah Tonjong, Ahmad Furqon, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan ekstrakurikuler ditampilkan pada karnaval kali ini. Mulai dari Tapak Suci, tilawah Al-Qur’an, hingga marching band ikut memukau penonton.
“Semua kami hadirkan untuk memberi warna dalam karnaval sekaligus memperkenalkan sekolah kepada masyarakat luas,” kata Furqon.
Penampilan para siswa mendapat sambutan meriah dari warga. Derap langkah marching band mengawali barisan, disusul atraksi Tapak Suci yang menampilkan jurus-jurus bela diri. Sementara itu, kelompok tilawah menghadirkan suasana religius dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Ajang Kreativitas Pelajar
Karnaval tingkat kecamatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga wadah kreativitas bagi generasi muda. Pelajar bisa menunjukkan bakat serta hasil latihan yang selama ini ditempa di sekolah.
Menurut Furqon, keterlibatan siswa dalam acara budaya seperti ini penting untuk membangun rasa percaya diri. “Mereka belajar tampil di depan umum, bekerjasama, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme,” ujarnya.
Selain SMP Muhammadiyah, sekolah lain di Kecamatan Tonjong juga ikut berpartisipasi dengan tema dan kreativitas masing-masing. Ada yang menampilkan kesenian tradisional, kreasi busana, hingga drum band.
Antusiasme Warga Tonjong
Sejak pagi, jalan-jalan utama di Tonjong sudah dipadati penonton. Warga dari berbagai desa rela berdesakan demi menyaksikan parade. Mereka bersorak dan bertepuk tangan setiap kali peserta melintas.
Bagi masyarakat, karnaval ini menjadi hiburan sekaligus pengingat pentingnya merawat semangat kemerdekaan. “Kegiatan seperti ini membuat suasana lebih hidup,” ujar salah seorang penonton.
Tim Redaksi
