“Sekarang sekolahku dibiayai manajer. Enggak nyangka aja, dari miliaran sekarang tinggal Rp10.000,” kata Farel dengan lirih.
Kisah Farel ini sontak menuai simpati dari publik. Banyak netizen di media sosial menyayangkan kurangnya pengawasan dan pengelolaan keuangan anak di bawah umur yang sudah berpenghasilan tinggi.
Kisah Farel Prayoga menjadi pengingat bahwa anak di bawah umur yang meraih ketenaran membutuhkan pendampingan yang tepat. Bukan hanya dalam hal karier, tetapi juga dalam menjaga hak dan masa depannya.
Kini, Farel tengah fokus melanjutkan pendidikannya dan berharap ke depan bisa kembali membangun keuangan secara mandiri, dengan lebih hati-hati. Ia pun berpesan kepada anak-anak lain yang berada di dunia hiburan untuk lebih waspada dalam mengelola keuangan dan mempercayakan urusan finansial pada orang yang benar-benar bisa dipercaya.
“Saat ini aku belajar dari pengalaman. Semoga enggak terulang lagi,” pungkas Farel.***
Tim Redaksi
