TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Momen Humanis TMMD Brebes: Prajurit TNI Bermain Kelereng Bersama Siswa SD di Desa Cikuya

×

Momen Humanis TMMD Brebes: Prajurit TNI Bermain Kelereng Bersama Siswa SD di Desa Cikuya

Sebarkan artikel ini
Anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, Kopka Sigit Rurimantoro, bermain kelereng bersama siswa SDN Cikuya 1 saat jam istirahat sekolah di Desa Cikuya, Bantarkawung, Brebes, Jumat (6/3/2026).
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – Suasana penuh kehangatan terlihat di halaman SD Negeri Cikuya 1, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jumat (6/3/2026). Di sela kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, seorang prajurit TNI tampak akrab bermain bersama anak-anak sekolah.

Prajurit tersebut adalah Kopral Kepala (Kopka) Sigit Rurimantoro, anggota Satgas yang tengah bertugas di Desa Cikuya. Saat jam istirahat sekolah, ia memanfaatkan waktu luangnya untuk berinteraksi dengan para siswa dengan cara yang sederhana namun penuh makna, yakni bermain kelereng bersama.

Lokasi SDN Cikuya 1 yang berada tidak jauh dari Pos Komando Taktis (Poskotis) membuat prajurit TNI kerap berpapasan dengan para siswa. Momentum itu dimanfaatkan Kopka Sigit untuk menjalin kedekatan dengan anak-anak desa.

iklan

Alih-alih memberikan pengarahan formal, Kopka Sigit justru terlihat duduk jongkok bersama para siswa di halaman sekolah, mengikuti permainan tradisional yang akrab bagi anak-anak pedesaan tersebut. Tawa dan sorak-sorai pun pecah setiap kali kelereng yang disentil mengenai sasaran.

Menurut Kopka Sigit, kebersamaan dengan anak-anak menjadi cara sederhana untuk membangun kedekatan emosional antara TNI dengan masyarakat, khususnya generasi muda di desa lokasi .

“Anak-anak ini adalah masa depan desa. Bermain bersama mereka mengingatkan saya pada masa kecil sekaligus menjadi cara agar TNI lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya di sela permainan.

Ia menambahkan, kedekatan semacam ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya dan kedekatan antara prajurit dengan warga. Dengan pendekatan yang hangat, anak-anak diharapkan tidak merasa canggung terhadap sosok TNI yang sering dianggap tegas dan disiplin.

Kehadiran prajurit TNI yang ramah dan mudah bergaul itu pun menjadi pengalaman berkesan bagi para siswa. Bagi mereka, bermain kelereng bersama tentara menjadi momen yang jarang terjadi dan menghadirkan suasana baru di lingkungan sekolah.

Keceriaan anak-anak semakin terasa ketika permainan berlangsung sengit. Mereka tampak antusias bersaing dengan Kopka Sigit yang ternyata cukup piawai memainkan kelereng.

Kegiatan sederhana tersebut mencerminkan sisi humanis dari pelaksanaan program . Selain fokus pada pembangunan infrastruktur desa, program ini juga bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki