UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Mulusnya Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu Brebes Siap Genjot Potensi Ekonomi Bawang dan UMKM Wanasari

×

Mulusnya Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu Brebes Siap Genjot Potensi Ekonomi Bawang dan UMKM Wanasari

Sebarkan artikel ini
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat meresmikan Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, yang siap mendukung kelancaran distribusi bawang merah dan komoditas warga. (Foto: dok. Humas Kab. Brebes)
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat meresmikan Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, yang siap mendukung kelancaran distribusi bawang merah dan komoditas warga. (Foto: dok. Humas Kab. Brebes)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, –  Perekonomian warga Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten berpeluang besar melesat lebih cepat. Pembangunan Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu sepanjang lebih dari dua kilometer yang kini berlapis beton dan hotmix diproyeksikan menjadi pendorong utama bagi sentra produksi pertanian serta usaha mikro di wilayah Wanasari.

Infrastruktur penunjang ekonomi tersebut ditinjau dan diresmikan langsung oleh Bupati , bersama Ketua TP Kabupaten Ahmad Saeful Ansori (Asep), Wakil Bupati Wurja, serta Plt Camat Wanasari Eko Purwanto.

Jalan vital ini tidak hanya mempersingkat waktu tempuh harian warga, tetapi juga memperkuat rantai pasok komoditas unggulan Wanasari menuju pusat perdagangan di wilayah Jatibarang dan sekitarnya melalui jalur alternatif yang lebih cepat.

Pangkas Biaya Logistik Bawang Merah dan Kelancaran Usaha Lokal

iklan

Kecamatan Wanasari selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung utama penyuplai bawang merah di Kabupaten . Kelancaran akses jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu menjadi jawaban konkrit atas kendala tingginya biaya angkut dan risiko kerusakan hasil panen saat pendistribusian menuju pasar.

Selain sektor pertanian, akses jalan yang ramah kendaraan ini memberi angin segar bagi tumbuh mekarnya UMKM lokal, mulai dari pengolahan produk turunan bawang (bawang goreng), usaha kuliner perdesaan, hingga perdagangan jasa.

Bupati Paramitha Widya Kusuma menekankan bahwa realisasi fisik jalan bukan sekadar proyek semen dan batu, melainkan investasi daerah untuk memicu sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru.

“Alhamdulillah pengerjaannya sangat bagus, cornya kuat dan rapi. Mudah-mudahan jalan ini bermanfaat besar bagi warga,” kata Paramitha di lokasi peresmian.

Guna memastikan manfaat ekonomi ini bertahan jangka panjang, Paramitha mengimbau warga dan pelaku usaha untuk disiplin menjaga beban armada angkutan hasil bumi yang melintas.

“Mari kita jaga bersama. Jangan biarkan kendaraan bermuatan berat melintas sembarangan di jalan ini agar tetap awet dan pemerintah tidak perlu terus-menerus memperbaikinya. Semoga perbaikan ini ikut meningkatkan perekonomian warga Jagalempeni dan sekitarnya,” imbuhnya.

Jaminan Kepastian Akses Usaha Lewat 235 Paket Proyek Jalan

Keberlanjutan konektivitas antarwilayah menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan komoditas lokal. Meski sempat diwarnai penyesuaian akibat regulasi baru dan dinamika harga BBM, Pemkab memastikan proyek infrastruktur pendukung ekonomi lainnya tetap berjalan presisi.

Pemerintah daerah menggenjot koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum untuk mempercepat penayangan dan pengerjaan lapangan di ratusan titik jalan strategis.

Poin Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Ekonomi

  • Pembukaan tender untuk 235 ruas jalan penunjang mobilitas daerah.
  • Penayangan 205 paket proyek yang siap dieksekusi secara bertahap.
  • Penerapan konstruksi cor beton (rigid pavement) agar durasi pengerjaan efisien dan daya tahan jalan maksimal terhadap beban angkutan hasil tani.

“Karena utamanya berupa pengecoran jalan, prosesnya relatif lebih cepat dibanding pembangunan konstruksi lainnya. Kami berjanji akan mengejar target agar semua selesai tepat waktu. Mohon kesabaran masyarakat menunggu,” tegas Paramitha.

Peluang Usaha Baru dan Harapan Pemerataan Ekonomi Antardesa

Respon positif datang dari Kepala Desa Jagalempeni, Ahmad Tajudin. Perbaikan jalan yang sebelumnya rusak parah ini dinilai langsung memberikan stimulus nyata bagi lalu lintas barang, komoditas tani, serta jasa di desanya.

“Kehadiran Bupati beserta rombongan memberikan dampak sangat positif bagi kami. Jalan yang dulunya belum layak kini sudah bagus dan menjadi jalur alternatif bagi warga,” papar Tajudin.

Pihak desa meyakini bahwa keterhubungan wilayah antara sentra pertanian Wanasari dan akses pasar merupakan fondasi penting untuk mengentaskan ketimpangan ekonomi perdesaan secara berkelanjutan.***

Sumber: Dinkominfotik .

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P