Portal Pantura, Brebes – Alun-Alun Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, dipadati warga pada Sabtu (25/7/2026) dalam gelaran Nglapak Kreatif #7 bertajuk “Memorabilia: Pameran Barang Antik & Seni Ekonomi Kreatif, Back to 90’s”. Acara yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB ini merupakan hasil kolaborasi antara komunitas Sedulur Ekraf Bumiayu dan Karang Taruna Astha Brata Kecamatan Bantarkawung.
Mengusung tema “Kreativitas tanpa henti, berkarya sepenuh hati”, acara tersebut menyajikan beragam pertunjukan seni sekaligus ruang pamer bagi pelaku ekonomi kreatif lokal. Ketua Ekraf Bumiayu, Alik Setiawan, S.Sn., bersama Ketua Karang Taruna Astha Brata, Inggar, memimpin langsung penyelenggaraan kegiatan yang disambut antusias oleh masyarakat sekitar.
Jalannya acara dipandu oleh Arjun dari Sanggar Binendrang Jipang Bantarkawung, yang berhasil menghidupkan suasana sepanjang sore hingga malam hari. Sejumlah penampilan menghiasi panggung, di antaranya live printing oleh tiga seniman yakni Ugy, Opank, dan Yanto, tarian daerah, musik live bertema lagu jadul, alunan seruling etnik oleh Rahman Khan, pembacaan puisi, pantomim, hingga aksi sulap yang mengundang decak kagum penonton.

Selain pertunjukan seni, kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk karya bagi pelaku ekonomi kreatif setempat. Berbagai produk dipamerkan sekaligus dijual kepada pengunjung, mulai dari lukisan kanvas, lukisan suvenir, kerajinan tangan berupa lampu hias, gantungan kunci, gambar profil wajah, seni kriya, hingga kerajinan gelang khas Bantarkawung.
Sebagai pelengkap, panitia turut menghadirkan lapak buku gratis yang digagas Forum Lingkar Pena (FLP) Bumiayu, memberi ruang literasi bagi pengunjung dari berbagai kalangan usia. Tak kalah menarik, pameran benda antik dan unik peninggalan era 80-an hingga 90-an turut menjadi daya tarik utama, membawa nuansa nostalgia bagi warga yang hadir.
Ketua Ekraf Bumiayu, Alik Setiawan, S.Sn., mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Dengan bangga kami mempersembahkan Nglapak Kreatif #7 ini kepada masyarakat Bantarkawung. Ini adalah ruang bagi para pelaku seni dan ekonomi kreatif untuk terus berkarya, sekaligus membuktikan bahwa kreativitas anak muda Brebes selatan tidak pernah surut,” ujar Alik.
Senada, Ketua Karang Taruna Astha Brata, Inggar, berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung secara berkelanjutan setiap tahunnya. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan setiap tahunnya. Bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga menjadi upaya nyata untuk melestarikan budaya dan seni di wilayah Brebes Selatan agar tidak tergerus zaman,” katanya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah tokoh legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi PDI Perjuangan, M. Rizky Nurohman. Dukungan serupa juga datang dari Ketua Fraksi PPP DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Naryoko, S.Fil.I., M.Si., yang turut mengapresiasi semangat generasi muda Bantarkawung dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif melalui jalur seni dan budaya.
Dukungan dari kalangan legislatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Nglapak Kreatif sebagai agenda rutin yang mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di wilayah Brebes selatan, sekaligus menjadi wadah pelestarian seni tradisional di tengah gempuran budaya digital.

